Milad Yang Pertama Tamara Jombang Gelar Isro’ Mi’raj

0
8

Jombang, Sinar Pos

Tan Tretan Mahasiswa Madura (Tamara) STIT UW Jombang Gelar Milad yang pertama dan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad Saw 1440 H di Aula Pondok Pesantren Al Urwatul Wutsqo Jombang (6/4/2019).

Acara ini mengambil Tema “Hijrah kami sebagai manifestasi mahabbah pada Rosulullah” dan acara ini juga dihadiri ratusan mahasiswa, dosen dan pembina dari Tamara.

Sesuai dengan tema acara, tujuan dilaksanakannya peringatan ini ialah untuk mempererat silaturahmi khususnya antar Mahasiswa Madura yang ada di Jombang Hal tersebut diungkapkan Ketua Panitia Pelaksana, A. Iday

“Acara ini dapat terselenggara atas hasil kerjasama temen-temen panitia yang saling bahu membahu untuk melaksanakan kegiatan ini.

Saya sangat berterimakasih kepada semua yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini. Mudah-mudahan kita mendapat limpahan rahmat dari Allah. Bila terdapat kekurangan, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya,” urainya

Sementara itu dalam arahannya, Azwar sebagai pembina Tamara mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan tahunan ini. “Semoga kegiatan religi ini dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya, karena bisa memberikan banyak manfaat dan edukasi positif

Tidak hanya untuk mempererat jalinan silaturrahmi dan ukhuwah islamiyah di antara kita semua, tetapi juga yang tidak kalah penting adalah untuk memperkuat kecintaan kita pada agama Islam dan meningkatkan keimanan dan ketaatan kita kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW,” ujarnya mengawali sambutan

Dia menambahkan,Tamara adalah organisasi untuk menjadi wadah persatuan buat mahasiswa yang mempunyai garis keturunan madura yang membawa semangat hijrah ke arah yang lebih baik sehingga mampu menjaga ukhuwah islamiyah dan watoniyah.

Pemuda harus menjadi inisiator dalam memperingati hari-hari besar islam untuk meng edukasi tentang nilai nilai keislaman dan menambah kecintaan kepada agama kita.

“Hari ini kita melihat antusias aktivitas mahasiswa dalam memperingati isra’ mi’raj. Artinya, semua orang ingin berhijrah ke arah yang lebih baik dan bermakna,”

Isra Mi’raj merupakan perjalanan spiritual malam hari Nabi Muhammad SAW sekian abad lalu yang fantastik dan dramatik. Melalui dua etape perjalanan, yaitu dari Masjidil haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina dan kedua, adalah etape dari Masjidil Aqsa lalu rasul melanjutkan ek Sidratul Muntaha di langit ke tujuh.”Tambahnya.

Ustad Moh kholil Al Maduri menyampaikan dalam ceramahnya , peristiwa Isra’ mi’raj merupakan hikmah bagi umat manusia, khususnya umat Islam, bahwa tidak ada yang mustahil yang terjadi dalam dunia ini.

“Isra’ Mi’raj memberikan pelajaran bagi kita bahwa tak ada yang tak mungkin jika Allah SWT berkehendak,” jelasnya

Tidak hanya itu Ustad Moh kholil Al Maduri juga menuturkan pentingnya menjaga kerukunan antar umat islam dalam bermasyarakat di tahun politik ini. Janganlah mengedepankan perbedaan yang ada tapi lebih untuk saling toleransi antara umat satu dengan umat yang lainya sehingga terciptalah kedamaian dan ketentraman dalam kehidupan bermasyarakat.

“Islam adalah agama rahmatan lil alamin, jadi jangan perbedaan yang diutamakan. Intinya kan mencari ridha dari Alloh SWT, kalau Alloh ridha semua pasti akan dimudahkan.” Tegasnya.(HLM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here