Ir.H.Sutrisno,MM : Jabatan Hanyalah Titipan, Gunakan Mengajak Berjuang Mengejar Ridho Allah

0
6

KEDIRI, SINARPOS.CO.ID – Disela sambutannya saat “Qiyamullail” (Sholat sepertiga malam) di Mushola “Gunung Jati” dusun Wonokasihan, Desa Gayam, Kecamatan Gurah Kab. Kediri, Rabu, 10/4/2019. Ir.H.Sutrisno, Mantan Bupati dua periode yang kini menjabat ketua Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan (TP3) Kabupaten Kediri mengatakan, bahwa menjadi pejabat di pemerintahan harus bisa menjadi contoh kejalan kebaikan yaitu mengajak masyarakatnya mendekat kepada Allah SWT.

“Perbuatan baik itu harus kita kejar dan kita perjuangkan, kalau ada informasi jamaah tahajjud jangan menjauh, harus kita kejar kalau perlu ajak orang lain agar ikut melaksanakan Tahajjud, jangan karena dorongan kasun, kades atau pak camat tapi harus diperjuangkan semata-mata karena mengharap ridho Allah SWT, ” ungkap Sutrisno.

Dia menambahkan, bahwa jabatan hanyalah titipan untuk mengabdi dan melayani masyarakat, maka gunakan sebaik-baiknya untuk mengajak orang bertahajjud atau memperjuangkan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah.

“Alhamdulillah saya diberikan kekuatan untuk mengajak bapak ibu sekalian bertahajjud, bagaimana kalau kasun, kades, camat dan bupatinya tdk mau mengajak kebaikan, malah ngajak karaoke misalnya, musibah kan..? Kalau jadi pejabat gak bisa mengajak masyarakat ke jalan agama Allah SWT, “ora dadi bupati ritak gak patek’en” (tidak jadi bupati tidak apa-apa… Jawa red) ” tambahnya

Sutrisno juga menyinggung fenomena media sosial yang sering digunakan untuk menghujat, menghina dan menyudutkan orang atau kelompok lain, hal itu harus dihentikan, apalagi menyebar Hoax, Akan sangat merugikan bagi orang Lain dan kehidupan berbangsa bernegara “Saya sering dihina Dan dikata-katain di medsos, saya biarkan saja, saya berfikir mungkin ini cara Allah untuk mengurangi dosa-dosa kita,” Ungkapnya.

Sekedar tahu, sholat malam berjamaah yang digelar di Dusun Wonokasihan, Desa Gayam Kecamatan Gurah ini turut dihadiri oleh Camat Gurah dan jajaran, Polsek dan Koramil Gurah, kepala desa beserta perangkat, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat serta jamaah yang tidak hanya datang dari warga Gayam saja, bahkan dari wilayah lain juga turut hadir, sedangkan imam sholat kali ini oleh KH. Safari, S.Ag.

Sholat dimulai pukul 02.10 WIB dini hari, diawali dengan sambutan Ir. H.Sutrisno. MM lalu dilanjutkan dengan Sholat Taubat, Shalat Tasbih, Sholat Tahajjud, Sholat Hajat dilanjutkan dengan sujud syukur, dan ditutup dengan Sholat Witir, setelah Sholat Subuh, Jamaah tidak langsung bubar, tetapi digunakan untuk bersilaturahmi, bersalaman dan bertemu dengan yang lain.

Camat Gurah, Wito Subagyo tampak tersenyum ramah tidak canggung bercengkerama dengan masyarakatnya, “kegiatan ini sangat positif, tidak hanya ibadah untuk mendekat secara vertikal pada Allah, tetapi juga bersilaturahmi secara horisontal dengan masyarakat, ” ungkapnya (Ad/kom/leh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here