Sakit Tak Kunjung Sembuh Pemuda Asal Keras Diwek Gantung Diri

0
1962

JOMBANG, SINAR POS

Hanya karena sakit yang tidak kunjung sembuh pemuda bernama DS (25), asal Desa Keras, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang ini mengambil jalan pintas mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam ruang dapur ibunya yang berada di Dusun Plumbon, Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Minggu 31 Maret 2019 sekira pukul 08.00 wib.

Menurut keterangan keluarga dan tetangganya bahwa korban menderita depresi akibat sakit yg dideritanya tidak kunjung sembuh, serta di berhentikan dari pekerjaannya.

Kapoksek Gudo AKP. Yogas. SH, menerangkan pada waktu itu korban datang ke rumah orang tua nya di Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang, bercerita sama ibu korban bernama Warsiti bahwa korban mengeluh sakit tidak sembuh-sembuh.

“Sebelum kejadian ibu korban di suruh keluar rumah dan ibu korban keluar ketetangga namun sekira pukul 08.30 Wib,
setelah itu ibu korban punya firasat tidak enak kemudian kembali ke rumahnya dan melihat anak nya sudah gantung diri di ruang dapur kemudian ibu korban teriak meminta tolong ke tetangga sekitar, kemudian melaporkan ke KASUN (Kepala Dusun) bernama Yudi setelah itu Kepala Dusun Yudi datang melihat kejadian tersebut selanjutnya melaporkan ke Kepala Desa bernama Yudha Asmara dan menghubungi Polsek Gudo. Selanjutnya PIKET SPKT Polsek Gudo mendatangi TKP melihat korban masih dalam keadaan menggantung di blandar dapur rumah menggunakan sarung, kemudian korban diturunkan dan diletakkan di tempat tidur,” urainya

Barang bukti yang di temukan berupa sarung warna biru/ungu, motif kotak-kotak, dan hal-hal yang di temukan menurut keterangan keluarga korban dan tetangga bahwa korban menderita depresi akibat sakit yg diderita korban.

“Dari hasil pemeriksaan medis Puskesmas Desa Plumbon Gambang Keamatan Gudo, Kabupaten Jombang antara lain lidah menjulur keluar, pupil mata midriasis, dari dubur keluar tinja, kemaluan keluar air mani, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, Hasil pemeriksaan medis murni gantung diri. Keluarga korban menyadari bahwa kejadian tersebut adalah musibah dan tidak mempermasalahkan/memperkarakan dengan membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi diketahui keluarga korban dan Kades setempat,” pungkas AKP Yogas, SH.
(rud/ff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here