Tambang Timah Rajuk Di Duga Ilegal Rugikan Warga Air Anget Belinyu

0
150

Sinar Pos.co.id, Bangka

Sudah lebih dari satu minggu ini tanah milik Fatimah, warga Dusun Air Anget, Desa Bintet, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka (Babel) dirambah sekitar 10 unit ponton tambang timah sistim rajuk diduga ilegal. Tambang timah ponton rajuk tersebut berada dikolong Air Anget dan dikoordinir seseorang oknum warga Belinyu yang berinisial Pt.

Menurut Fatimah, tanah yang diakui milik dia masuk kawasan Hutan Produksi dan dibawah pengawasan dan naungan PT Inhutani Babel. Dia merasa dikecoh seseorang inisial Pt, sebab areal tersebut dulu diakui milik Pt. Oleh Pt tanah itu kemudian dijual kepada Fatimah dengan nilai penggantian senilai Rp 8 juta rupiah. Pelepasan hak itu terjadi pada tahun 2017 dengan lebar area 300 m panjang, lebar 50 meter. Surat perjanjian pelepasan disaksikan sejumlah saksi dan dimaterai Rp 6000.

Sekarang ini malah Pt yang mengkoordinir sejumlah tambang timah rajuk di duga tanpa ijin alias ilegal tersebut dan diduga melakukan perusakan area dan mengambil kandungan bijih timah yang sebelumnya telah diakui milik Fatimah. Asal mula penempatan sejumlah ponton tambang rajuk itu memang bukan dilakukan Pt, melainkan oleh oknum aparat inisial A. Namun kemudian A tidak mau mengurusnya dan dilepaskan serta di menyerahkan kepada Pt. Dan A ketika dihubungi membenarkan kalau persoalan tambang timah rajuk tersebut sekarang diurus oleh Pt.

Pantauan tim wartawan pada Jum’at (15/3) dilokasi kolong Air Anget tampak sejumlah ponton rajuk timah sedang beraktifitas. Namun tidak semua beraktifitas, ada beberapa unit yang memang tidak berkegiatan karena libur mengingat momen Jum’atan. Pihak Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) wilayah Bubus Panca yang memiliki kewenangan terhadap kawasan itu, masih berusaha dikonfirmasi terkait hal tersebut. (Har)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here