Panen Raya Kampung Petroganik Poktan Bungkil Kedungrejo Mencapai Surplus

0
94

JOMBANG, SINAR POS

“Perencanaan musim tanam padi tahun 2018-2019, saat itu telah di lakukan berbagai persiapan mulai dari ketersediaan pupuk, air, termasuk menghadapi OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) dan sesuai yang di rencanakan saat ini mencapai tingkat Surplus untuk wilayah Kabupaten Jombang.

“Senin 11 Maret 2019 sekira pukul 14.00 wib. Kegiatan panen raya kampung petroganik Poktan Bungkil yang di hadiri oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab, Wakil Bupati Sumrambah, Sekretaris Daerah Jombang, Forum koordinasi pimpinan daerah, ketua Komisi B DPRD Jombang, OPD Jombang, pimpinan Petrokimia Gresik, Camat,Kepala Desa, Ketua KTNA, HKTI, serta organisasi petani seluruh Jombang.

“Kepala Dinas Pertanian Jombang, Hadi Purwantoro Menjelaskan pada Akhir Bulan Januari lalu, Total luas tanam padi di kabupaten jombang mencapai 42.294 Hektar, dengan produktifitas mencapai 5,8 ton per hektar. Untuk musim ini mencapai 208.642 ton atau sekitar 131.966 ton beras, sementara konsumsi beras se kabupaten jombang selama setahun sekitar 129.510 ton, untuk semusim ini saja, sudah lebih dari cukup untuk konsumsi selama setahun, bahkan surplus 2.456 ton.

“Setelah itu, Bupati Jombang Hj, Mundjidah Wahab Juga Menjelaskan indonesia termasuk negara agraris termasuk Kabupaten Jombang yang lebih dari 60% penduduknya menggantungkan produktifitas 63,98 kw/ha, maka di peroleh produksi sebesar 481.236 ton setiap tahunya. Angka ini memang mampu mencukupi pangan masyarakat Jombang, Namun, untuk ke sejahteraan petani, penting kiranya harus meningkatkan hasil produksi ini,
Tidak hanya proses budidaya di lahan, namun lebih pada konteks Agribisnis secara utuh pada pengolahan serta pemasaran, Kelangkaan pupuk bersubsidi merupakan salah satu isu strategis pembangunan pertanian di Kabupaten Jombang, untuk itu perlu di lakukan strategi yang tepat dalam permasalahan tersebut,” ujarnya.

“Selanjutnya dari total Areal tanaman padi Jombang seluas 77.896 Ha tiap tahunya dengan rata rata titik terang kesejahteraan petani mulai bisa di lihat,” Imbuhnya.

“Harapan kami mengajak seluruh pelaku pembangunan pertanian di Kabupaten Jombang memecahkan permasalahan yang ada hingga mampu meningkatkan produktifitas , produksi kesejahteraan petani di wilayah Jombang,” pungkas Hj. Mundjidah Wahab. (rud/ff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here