Gandeng Komunitas Peduli Lingkungan, KPU Berikan Sosialisasi di Jembatan Kali Bremi

0
51

Kota Pekalongan, Sinar Pos
Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perhelatan pesta demokrasi Pemilu 2019 yang akan digelar pada 17 April mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekalongan bersama relawan demokrasi dan menggandeng Komunitas Sapu Lidi Kota Pekalongan memberikan sosialisasi pemilu kepada seluruh komponen masyarakat yang tinggal di dekat Jembatan Kali Bremi, Jalan Angkatan 66, Pasirsari, Kecamatan Pekalongan Barat, Jumat (8/3/2019).

Komisioner KPU Kota Pekalongan Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Fajar Randi Yogananda, kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mendekatkan kepada pemilih dalam memberikan edukasi terkait pemilihan umum yang sebulan lagi akan digelar.

“KPU Kota Pekalongan mengadakan sosialisasi mengenai pemilihan umum 2019. Pada hari ini kami bersama relawan demokrasi yang berjumlah 11 basis, salah satunya basis komunitas. Dengan relasi tujuannya adalah mendekatkan kita kepada pemilih khususnya basis komunitas peduli tentang lingkungan,” ujar Fajar.

Fajar yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi tersebut, menyampaikan materi berkaitan dengan pemilu 2019 mulai dari tata cara menjadi pemilih dan jenis-jenis pemilih pada saat pesta demokrasi nanti.

“Kategori pemilih dibedakan menjadi tiga jenis yang pertama DPT (Daftar Pemilih Tetap) merupakan seseorang yang sudah terdaftar dalam daftar pemilih tetap yang dapat di cek melalui online :https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id/. Silahkan masukan nama Anda dan NIK sehingga akan tercantum dan terdaftar di TPS mana. Yang kedua yaitu DPTb (Daftar Pemilih Tambahan) adalah seseorang yang ingin memilih tidak sesuai dengan DPT nya, namun ia bisa menjadi pemilih DPTb. Syaratnya harus mengurus A5 dan yang bersangkutan harus terdaftar di DPTb,” papar Fajar.

Lebih lanjut, dijelaskan Fajar, selain DPT dan DPTb, terdapat Daftar Pemilih Khusus yakni apabila seseorang yang telah memiliki E-ktp namun yang bersangkutan belum terdaftar di DPT. Seseorang tersebut tetap bisa memilih namun sesuai dengan alamat asal sesuai dengan KTPnya hanya dibedakan dalam waktu memilihnya yaitu pukul 12.00-13.00 WIB dengan memperhatikan sisa surat suara di TPS. Fajar menghimbau kepada masyarakat yang belum terdaftar DPT untuk segera melapor ke PPS setempat.

“Bagi Anda yang belum terdaftar di DPT Segera lapor ke PPS untuk didaftar menjadi Pemilih Khusus. Harapannya dengan adanya sosialisasi ini minimal warga mengetahui bahwa Rabu, 17 April 2019 kita akan menyelenggarakan pesta demokrasi yang dilakukan serentak menggabungkan Pileg dan Pilpres sehingga diharapkan seluruh warga datang ke TPS, pemilih nanti akan mendapatkan 5 jenis surat suara.” sambung Fajar.

Setelah, kegiatan sosialisasi, KPU, relawan demokrasi, komunitas Sapu Lidi, Dinas Lingkungan Hidup, para rescue BPBD Kota Pekalongan, serta seluruh masyarakat bergotong-royong membersihkan sungai dari tumpukan enceng gondok dan sampah yang memenuhi Kali Bremi.

Sementara itu, Ketua Komunitas Sapu Lidi Kota Pekalongan, Diko Handono menuturkan kegiatan sosialisasi pemilu yang dibarengi dengan bersih sungai dinilai cukup unik dan sangat positif. Disamping memberikan edukasi kepada masyarakat Pasirsari tentang pentingnya partisipasi aktif dalam pemilu, melainkan juga mengajak warga untuk peduli lingkungan.

“Sosialisasi yang biasanya di gedung, ini kita alihkan di dekat sungai merupakan hal yang unik. Jadi sosialisasi pemilu dari KPU nya dapat dan sungainya juga bersih. Dua hal yang positif menurut Saya. Hari ini kita juga mengadakan bersih sungai Bremi bersama KPU dan komunitas Sapu Lidi Kota Pekalongan yang juga diikuti oleh seluruh masyarakat sini tujuannya adalah agar sungai di Kali Bremi ini bisa bersih dari enceng gondok dan sampah sehingga aliran sungai bisa lancar mengalir dan derasnya airnya sungai tidak meluap ke pemukiman ketika musim hujan,” tutur Diko.(Rustianto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here