Legalitas Pom mini Dipertanyakan

0
153

Sinar Pos, Banyuwangi

Banyak masyarakat menjual bensin eceran menggunakan mesin pompa dengan mengatasnamakan pertamini. Fenomena dengan pom mini di kab Banyuwangi. Banyak masyarakat yang merasa di rugikan dengan keberadaan pom mini tersebut. Kerugian mulai dari harga,nilai satuan literannya dan sefty keamanan dari keberadaan pertamini di lokasi padat penduduk serta pinggir jalan.

Dengan keberadaan pertamini sedikit banyak merugikan konsumen BBM. Harga sudah berbeda dengan SPBU yang sudah ada ijin resmi dari pertamina. Juga masalah tera apakah pertamini sudah melakukan tera.

Yang paling bahaya indikasi terjadi kebakaran, karena sefty keamanan tidak ada.” Mengapa pemerintah dan pertamina diam tidak melakukan penindakan terkait keberadaan pom mini,”kata aris konsumen BBM Rabu (13/03/2019).

Sementara sebut saja Arif bagian pemasaran pertamina kab Banyuwangi mengatakan,untuk pom mini apabila yang di maksud pengecer ataupaun pertamini. Masalah keberadaan pom mini diluar pertamina.

“Mohon maaf itu diluar pertamina,bukan wewenang kami untuk menjawab hal tersebut”. Terkait kebijakan mungkin bisa di tanyakan lebih tepatnya ke badan pengatur katanya pada saat di hubungi melalui whatsapp(WA).

DI waktu dan tempat berbeda seorang tokoh masyarakat yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan,”sesuai UU Migas Nomer 22 tahun 2001 menyebutkan antara lain badan usaha dapat melaksanakan kegiatan usaha hilir setelah mendapatkan ijin usaha dari pemerintah. Izin usahanya antara lain, izin usaha pengolahan, izin usaha pengangkutan,izin usaha penyimpanan,dan ijin usaha niaga,”tegasnya.(Haris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here