Kapolsek Krembangan Pimpin Kegiatan Cangkrukan Polmas Di Tambak Asri Surabaya

0
104

Surabaya, Sinar Pos

Polsek Krembangan melaksanakan giat Cangkruan Kamtibmas di halaman balai RT 11 RW 6 Jalan Tambak Asri Gang Teratai Kel. Morokrembangan Kec. Krembangan Surabaya, pada hari Senin, 11 Pebruari 2019, Pukul 20.30  Wib.

Kegiatan cangkru’an Polmas Polsek Krembangan tersebut dihadiri oleh :
Kapolsek krembangan Kompol Esti Setija Oetami, S.H, Wadan Ramil Kapten TNI Agus, Waka Polsek Krembnagan AKP. Prayitno, SH, Kanit Reskrim AKP. Naf’an, SH, Ps. Kanit 4 Intelkam Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Aiptu Hartono, Babinkamtibmas Aiptu Mulyadi, Sekcam Krembangan Hafiludin, Banit Intelkam Polsek Krembangan Bipka Yasa, Babinsa Koramil Krembangan, Babinkamtibmas Situ Mulyadi, Ketua Rt. 7 . Pak Suto, Ketua RW 6 kek. Morokrembangan bpk Sibuk Arifin, Ketua RT 11  diwakili Bpk. Sandi, serta Toga,Tomas , ibu – ibu  PKK dan Pemuda Wil RT 11.

Uraian kegiatan  sebagai berikut :
Diawali dengan sambutan Bapak Sandi  yang mewakili  Ketua RT 11.

“Selanjutnya sambutan Bapak Zainul Arifin selaku ketua RW 6 kel Morokrembanga menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya  kegiatan cangkruan yang diselenggarakan Polsek Krembangan pada malam ini dan mumpung  kegiatan semacam ini  disampaikan kepada warga bila ada usulan usulan agar disampaikan pada forum ini.” Sambutan Ketua RW 6, Bapak Zainul Arifin.

Giat diawali pembukaan oleh  Kompol Esti setija oetami,S.H selaku Kapolsek Krembangan yang intinya diharapkan kepada  warga Tambak Asri agar menggunakan hak pilihnya dalam pileg pilpres 2019, dan mengharapkan kepada warga masyarakat menjaga kerukunan antar warga meskipun beda pilihan,” ujar Bunda Esti

“Disarankan menjelang Pilpres perlu menghidupkan Poskamling atau Pam swakarsa untuk menjaga keamanan lingkungan kita, serta menginformasikan kepada warga  saat ini Polres Pelabuhan Tanjung Perak melayani warga masyarakat yang mau melaporkan  Kehilangan, serta laporan Polisi dilayani secara Door to door, anggota langsung datang  melayani ke rumah warga kecuali  pelayanan SKCK  karena Kepengurusan  SKC  dengan  keperluan persyaratan kerja.”Terang Bunda Esti

“Bilamana warga masyarakat ditanyai seseorang  bagaimana pelayanan dari kepolisian kalau memang dinilai pelayanan Polisi sudah baik ya katakan Baik dan apabila  Masyarakat sudah sangat puas silahkan jawab sangat puas dan sudah sangat Baik, hal tersebut sebagai titik ukur sejauh mana tingkat kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja Anggota Kami sebagai wujud keinginan Polri untuk dapat memberikan pelayanan kepolisian yang sangat memuaskan kepada Masyarakat,” terang Bunda Esti kepada awak media Sinarpos.com (12/02/2019)

“Selanjutnya Kami mengajak warga untuk melakukan sesi tanya jawab, yang bertujuan agar Kami mengetahui Unek – unek dan keluhan Warga kami.” Ucap Bunda Esti

Diawali pertanyaan dari ibu Yasmi menanyakan  katanya kalau laporan  kehilangan  ke Polri itu bayar ?

“Bahwa laporan ke Polri tidak bayar ( gratis)  kalau katanya- katanya harus diklarifikasi dan perlu dibuktikan jangan ada berita (Hoax) karena sumbernya tidak jelas,  laporkan ke saya apabila ada anggota saya yang memungut biaya dalam pengurusan di Polsek Krembangan, laporan Warga akan saya tindak lanjuti, setelah kami memiliki bukti akurat maka akan kami tindak tegas anggota saya sesuai kesalahannya.”Tegas Bunda Esti

Masih Kata Bunda Esti, warga Tambak Asri jangan takut untuk klarifikasi ke polisi, karena kami akan senantiasa melayani masyarakat dengan sebaik mungkin, kecuali dalam mengurus SKCK memang ada biaya (30) ribu rupiah, yang Polisi bebankan kepada warga yang mengurus SKCK tersebut, perlu diingat uang tersebut bukan untuk Polri, melainkan uang tersebut kami setorkan ke Bank untuk masuk ke kas negara (PNBP), semuanya ada dasar hukumnya.” Tanggapan Dari Bunda Esti

Dilanjutkan pertanyaan dari ibu Ratna Bahwa suaminya  yang ditangkap oleh petugas Satpol PP dibawa ke Liponsos  hingga meninggal di liponsos karena tidak membawa  identitas  dan menurut  keterangan dari keluarga  suaminya tersebut  membawa KTP ?

“Bahwa pada saat kejadian tersebut saya belum menjadi ketua RW 6 Tambakasri, setelah kami jadi Ketua RW sudah saya konfirmasi dengan dinas sosial bahkan dengan Satpol PP yg menangkap dan waktu itu sudah dijelaskan yg bersangkutan juga sudah paham dan menerima.” Tanggapan dari Ketua RW 6 Morokrembangan Bapak Zainul

“Bahwa suami ibu keluar tidak membawa identitas  dan telah dicek alamatnya yg disampaikan tidak ditemukan karena berpindah – pindah dan dari pihak Pol PP sudah mencari  tidak diketemukan sehingga dipelihara Negara atau Dinas Sosial selanjutnya Meninggal dunia dikubur Oleh Dinas Sosial sesuai prosedur, kami dari Kelurahan  siap berkoordinasi dengan Liponsos untuk menunjukan Kuburan Almarhum tersebut.” Tanggapan dari Seketaris Kelurahan Moro Krembangan

“Kami sangat mengapresiasi kinerja Polri saat ini khususnya Jajaran Polsek Krembangan Polres Pelabuhan Tanjung Perak , dan menyayangkan sikap Pengadilan yang tidak dapat menghargai Polri dalam upaya menangkap pelaku kejahatan dengan susah payah, bahkan nyawa anggota Polri yang dipertaruhkannya dalam menumpas pelaku kejahatan di Kota Surabaya, kenapa vonis pengadilan tidak memberikan efek jera terhadap pelaku kejahatan kok sangsinya ringan atau sangat ringan, hal ini warga menyayangkan terhadap pengadilan.” Kata Pak Sunaryo Warga Setempat

“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat, bahwa saat ini masyarakat berkenan menjadi mintra Polisi bagi dirinya sendiri, dengan adanya  warga dusun juga pernah menangkap pelaku dan jangan karena kejengkelan terhadap putusan  dari pengadilan lantas warga masyarakat main hakim sendiri  sehingga menimbulkan masalah yang baru.” Tanggapan dari Kanit Reskrim Akp.Naf’an

“Sambung Akp.Naf’an , Bahwa  menanggapi terkait putusan vonis yang diputuskan hakim itu yang memutuskan adalah hakim dan Polri ibarat koki yang memutuskan  tetap hakim,” tegasnya

Ketua RW 6 menambahkan, diharapkan kepada warganya apabila  menangkap pelaku kejahatan tidak boleh main hakim sendiri.

“Masih Kata Ketua RW 6 yang mewakili atas nama warga  menyampaikan, rasa terima kasih dan apresiasi kepada Polsek Krembangan dalam menangani  masalah  Knalpot Brong di Jalan Tambak Asri  pada malam Tahun baru, yang mana  Pengguna Knalpot Brong telah ditindak tegas dengan ditilang, orang tua dipanggl sehingga dapat dirasakan setelah ditindak tegas oleh Anggota Polsek Krembangan dalam pelaksanaan  Malam tahun baru mendekati detik detik Jam pergantian tahun sudah tidak ada lagi  kendaraan knalpot Brong yg melewati Jalan Tambakasri sehingga suasana terasa aman dan nyaman,” ungkap Ketua RW 6

Dilanjutkan sambutan dari Bapak Slamet  perwakilan  Binmas Polres Pelabuhan Tanjung Perak sebagai berikut :

“Dalam sambutan Bapak Selamet menjelaskan, Ingat dalam pelaksanaan, pileg / Pilpres tahun 2019, dilaksanakan tanggal 17 April 2019, gunakan hak pilihnya. Dan Menghimbau kepada warga RT 11 RW 6, meskipun kita berbeda pilihan, diharapkab kita tetap dapat jaga kerukunan sesama warga,” harapan Binmas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bapak Selamet.

“Di akhir acara kegiatan Bunda Esti mengajak warganya foto bersama dan membuat deklarasi  pileg Pilpres tahun 2019 Damai, dengan harapan dapat mengajak warganya bekerja sama dalam mengamankan Kota Surabaya yang aman dan damai.” Pungkas Bunda Esti

Reporter : Sukri
Editor : Imam C

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here