Kecamatan Pekalongan Utara Prioritaskan Rob dan Pengadaan Sanggar Anak

0
57

Kota Pekalongan, Sinar Pos
Tidak hanya permasalahan penanganan rob, Kecamatan Pekalongan Utara memfokuskan pada program non fisik seperti pengadaan sanggar anak yang diusulkan oleh Forum Anak sebagai wadah memfasilitasi anak-anak untuk berkreasi dan berkreativitas. Hal itu dibahas dalam diskusi Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pekalongan yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Pekalongan Utara, Kamis (07/02/19).

Musrenbang tingkat kecamatan dilaksanakan sebagai tindak lanjut musrenbang kelurahan yang sebelumnya dilaksanakan di tiap kelurahan masing-masing yang nanti akan diusulkan ke tingkat kota dalam rangka mendukung pengembangan daerah.


Camat Pekalongan Utara yang diwakilkan oleh Sekretaris kecamatan (Sekcam), Sri Karyati, menuturkan Pekalongan Utara sebagai wilayah yang kerap dilanda banjir karena berada di wilayah pesisir, Kecamatan Pekalongan Utara memprioritaskan penangan banjir sebagai usulan utama.

“Berdasarkan hasil usulan musrenbang kecamatan tadi memang sebagian besar untuk penanganan rob seperti peninggian jalan, betonisasi, pembuatan tanggul, parapet itu masuk P1 sebagai upaya untuk penanganan rob di Pekalongan Utara. Selain itu, kita juga mendapat masukan dari warga, kita tidak hanya memfokuskan pada program fisik saja melainkan non fisik juga termasuk dari Forum Anak yang minta difasilitasi sanggar untuk berkegiatan dan berkreativitas. Untuk kegiatannya nanti kita koordinasikan dengan DPMPPA,” tutur Karyati.

Dijelaskan Karyati, pertimbangan pengadaan sanggar tersebut sebagai upaya mengaktifkan kembali sanggar sebagai wadah kreasi anak yang sebelumnya pasif. Pertimbangan lainnya juga karena anak anak merupakan komponen penting yang harus di perhatikan, terlebih Kecamatan Pekalongan Utara merupakan wilayah rentan banjir yang dapat berpengaruh langsung terhadap anak.

Karyati berharap melalui musrenbang kecamatan ini, tidak hanya pemberdayaan masyarakat saja yang ditingkatkan melainkan swadaya masyarakat dan peran para OPD terkait sangat diperlukan untuk membantu mengatasi permasalahan yang ada di Kecamatan Pekalongan Utara.
“Harapan kita semaksimal mungkin terutama masukan masyarakat, karena musrenbang ini sifatnya perencanaan dari masyarakat. Selain memberdayakan masyarakat, kita harapkan tidak hanya menunggu dana dari pemerintah saja, tetapi kita mengoptimalkan swadaya masyarakat. Kita harapkan selain pemberdayaan masyarakatnya, swadaya masyarakat kita tingkatkan juga OPD-OPD terkait diharapkan dapat membantu permasalahan yang ada di Kecamatan Pekalongan Utara.(Rustianto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here