Bupati : Pejabat Itu Jangan Korupsi Ketika Rotasi Dua Jabatan

0
53

Jember, Sinar Pos

Jadi pejabat itu jangan lakukan korupsi dan merugikan Negara , karena jabatan itu adalah suatu amanah yang harus kita jaga yang baik . Bahkan tidak ada istilah jabatan basah atau jabatan kering. Hal tersebut disampaikan Tepatnya Kamis sore 7/2/19, di pendopo Wibawa graha oleh Bupati dr. Faida MMR pada saat kembali rotasi dua jabatan di lingkungan Pemkab Jember, jabatan JPT Pratama yaitu setingkat eselon 2.

” Sejatinya tak ada itu , istilah jabatan yang basah dan jabatan kering itu , karena semua jabatan yang diberikan itu adalah sesuatu yang amanah. Maka seharusnya tetap dijaga dan tak dibuat seenaknya sendiri.” Tandas Bupati Faida.


Lebih lanjut Faida mengatakan, memang yang kita Lantik ini beda setingkat eselon 2 yang memang identik dengan banyak anggaran.

” Kami telah komitmen dengan Wabup, KH.Muqit Arief, bahwa kita akan tegak lurus. Jadi jangan sampai ada pejabat yang melakukan korupsi agar tak ada masalah di kemudian hari apabila sayang pada keluarga anak dan istri. Bahkan apabila tak bisa mengendalikan kebiasaan lama silahkan keluar dari barisan atau mengundurkan diri .” imbuh Faida.
Dia menambahkan, kami berharap pada jajaran eselon 2 yang memang berhak menentukan anggaran, agar dapat mengendalikan diri dari kebiasaan jelek agar tak menanggung masalah dibelakang hari, bahkan tak ada istilah jabatan basah dan kering ini.

” Pejabat eselon 2 itu memang terkait dengan anggaran yang besar, namun kami mengharap bagi kepala OPD agar berhati hati dan tak menyisakan masalah di kemudian hari. Bagi yang sepakat dengan tegak lurus tak ada masalah, akan tetapi bagi mereka yang tak dapat menerima silahkan keluar dari barisan atau mengundurkan diri.” pungkasnya.

Perlu kita ketahui dua pejabat yang dilantik yakni, Isman Sutomo menempati pos baru yaitu Kepala pendapatan daerah dan drh, Andik Prastowo mengisi pos baru staf ahli bidang pembangunan , ekonomi, dan keuangan.

Pantauan media ini saat Bupati melantik dua pejabat tersebut, kelihatan tak seperti sebelumnya, bahkan Bupati juga pada saat menyampaikan pesan terdengar dengan nada yang keras dan tinggi sehingga banyak pejabat yang menunduk dengan serius.( Bas/ Rol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here