Peran Pers Dalam Mendorong Pemilu Berkualitas

0
131

SURABAYA, SINAR POS

Dewan Pers menggelar Workshop Peliputan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden tahun 2019 di Hotel Four Point Jalan Embong Malang Surabaya Rabu (6/2/19).

Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetiya Meminta kepada Media untuk berperan aktif memberitakan Pemilu serentak tahun 2019, agar partispasi warga meningkat dan mengurangi golput. Pemilu 2019 adalah moment penting , Pemilu serentak pertama yang memilih Presiden dan wakil Presiden, Anggota DPR RI, DPRD tingkat 1, DPRD tingkat 2 dan DPD ujarnya.

Dikatakan Yosef, yang terjadi saat ini pemberitaan lebih banyak mengulas pertarungan Capres antara Jokowi dan Prabowo, padahal 2019 juga akan memilih DPR RI, DPRD tingkat 1 dan DPRD tingkat 2 dan DPD. “Media meanstream kami harap menyediakan alternative pemberitaan dan tidak terbawa dengan isu yang di angkat Media Sosial ucapnya.

Pemilu 2019 diakui ada fenomina roving bandit atau politikus hitam (busuk), yang ikut dalam proses demokrasi dan hal itu harus di ikuti oleh Media. Roving Bandid atau politikus busuk dengan kekuatan modal menjadi fenomena dalam pemilu kali ini katanya.

Meski ada politikus busuk, masih ada juga politikus yang baik, dan hal itu mesti menjadi peliputan Media agar kualitas pemimpin dalam memilih pemimpin bisa dipertanggung jawabkan.

Demokrasi secara tidak langsung juga menghasilkan pemimpin-pemimpin yang baik seperti walikota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni tuturnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Pers, Jimmy Silalahi mengatakan, Yang harus dilakukan Jurnalis/Wartawan yang terlibat sebagai Tim Sukses Pemilu : – Non Aktif, pilihan yang paling lunak yakni mengundurkan diri untuk sementara waktu dari profesi sebagai jurnalis. – Mengundurkan diri secara permanen, pilihan yang paling tegas yakni mengundurkan diri secara permanen, sebab dengan menjadi caleg /tim sukses ia berjuang untuk kepentingan politik pribadi atau golongannya. Sesungguhnya dia telah kehilangan legitimasinya sebagai seorang wartawan.

Dewan Pers menerima dan menindaklanjuti kasus Pers terkait Pemilu di seluruh Indonesia, dengan teknik penyelesaian: – Mediasi (antar pihak yang bersengketa karena pemberitaan). – Pernyataan penilaian Rekommendasi (untuk Media/Wartawan). – Surat dan/atau komunikasi (dengan para pihak terkait). – Pemberian pendapat (kepada aparat hukum yang menerima dan sedang memproses laporan/delik aduan terkait pers. Tuturnya. (Nwi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here