Anggota Komisi VIII DPR RI Kunjungi Kabupaten Sampang Guna Membahas Permasalahan Banjir Yang Belum Terpecahkan

0
88

Sampang, Sinar Pos

Permasalahan banjir di Kabupaten Sampang hingga saat ini belum terpecahkan, walaupun sudah ada Pompa penyedot di 5 titik tidak efektif, pekan lalu kota Sampang masih tergenang banjir.

Hari ini rombongan anggota Komisi VIII DPR RI kunjungi Kabupaten Sampang, anggota Komisi VIII tersebut dipimpin oleh KH. DJa’far Shodiq guna membahas permasalahan banjir yang sampai saat ini belum terpecahkan.

Rombongan Komisi VIII di sambut oleh Kepala BPBD Sampang dan Tagana, Kepala Dinsos Sampang, Kadis Kesehatan, yang bertempat di kantor PT. Adhy Karya yang berada di Desa Panggung, Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang, (06/02).

Bersama Pemkab Sampang, anggota Komisi VIII melakukan rapat tertutup untuk membahas persoalan banjir yang selalu merendam Sampang, karena hampir tiap tahun Sampang menjadi langganan banjir.

Menurut KH. DJa’far Shodiq anggota Komisi VIII mengatakan, persoalan banjir di Sampang segera ditangani sebab apabila tidak segera diatasi dengan serius akan mengakibatkan kerugian bagi masyarakat baik materi dan moril.

“Kalau kita bicara masalah pompa bagi masyarakat ada yang bermanfaat ada yang tidak merasakan manfaatnya, berarti totalitasnya tidak ada, Untuk Sampang bebas banjir di butuhkan anggaran yang luar biasa besar yaitu sekitar Rp 600 milyard, Rp 200  itu untuk pembebasan lahan, dan Rp 400 untuk pembangunannya,” kata Jafar Shodiq.

Komisi VIII DPR RI berjanji akan memperjuangkan dana anggaran yang dibutuhkan Kabupaten Sampang agar bebas banjir, dan akan mengajukan Presiden RI untuk mengeluarkan Kepres supaya tidak dipersulit oleh lintas birokrasi.

Ditempat yang sama, Kepala Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang menyampaikan, untuk mengatasi banjir di Sampang ini sudah dilakukan beberapa upaya, jika banjir sudah di pompa untuk menormalisasi kali kemuning, itu langkah meminimalisir banjir.

“Untuk Sampang bebas banjir harus dilakukan langkah penyodetan, namun anggaranya cukup besar, tapi mudah-mudahan bisa diperjuangkan oleh KH.Dja’far Shodiq dan pemerintah pusat segara mengalokasikan dana tersebut ke Kabupaten Sampang agar bisa mengatasi banjir di Sampang,” ucap Anang.

Sebelum beranjak pulang, rombongan anggota Komisi VIII menyempatkan untuk melihat secara langsung pekerjaan normalisasi sungai kemuning (San/md)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here