28 C
Surabaya, ID
Selasa, 16 10 2018

Pelaku Pembacokan Akhirnya Ditangkap

BANGKALAN, (SP) –Pelaku pembacokan, M (35) terhadap Agus Syaiful (35), warga Desa Langkap, Kecamatan Burneh akhirnya berhasil ditangkap oleh Satreskrim Polres Bangkalan. Rupanya, motif asmara...

Polres Bangkalan Bentuk Tim Khusus Untuk Menangkap Pelaku Perkosaan

BANGKALAN, (SP) – Kasus pemerkosaan terhadap H (13) warga Desa Kumpol, Kecamatan Geger menjadi perhatian serius Polres Bangkalan. Setelah menangkap dua dari 11 pelaku,...

PROGRAM PEMBERANTASAN PENCURIAN HEWAN

Sampang Sinarpos 18/2/2016. Kapolres Sampang AKBP. Budi Mulyanto.SIK.MH. Telah mengadakan musyawarah kantibmas di Kapolsek Tambelangan Sampang yang telah di hadiri oleh sepuluh Kepala Desa...

Tanah Merah Kembali Digegerkan Kasus Pembacokan

BANGKALAN, (SP)-Telah terjadi pembacokan di Jalan Pahlawan, Embong Miring, Kecamatan Burneh, Rabu {17/2/2016}. Salah seorang pengemudi sedan Honda Cielo berwarna hijau M 1940 AB...

Tukang Gendam Pasar Blega Babak Belur

Bangkalan, (SP)- Sunardi, 31, kini mendekam di sel Polsek Blega, Bangjakan, Madura, Jawa Timur. Polisi membekuknya lantaran ia memperdayai korban pencurian dengan cara menyemburkan...

Ibu Tersangka Penganiaya Anak Tirinya

Sidoarjo,  Sinar Pos Akhirnya menetapkan Nur Anik (48) warga RT 35, RW 03, Perum Puri Sejahtera Blok J, Nomor 8 Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran...

Suami Nikah, Sekap Anak Tiri

SIDOARJO –Sinar Pos -bapak kandungnya  menikah Ika(10) warga Perumahan Sidokepung Kecamatan Buduran Sidoarjo disekap di kamar tidur oleh Ibu tirinya. Akibatnya, saat ini korban mengalami trauma dan depresi, berbaring di Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo, Jum,at (05/02/2016). Kapolres saat membesuk Ika Informasi yang didapat, Ika ini tinggal berdua bersama ibu tirinya yang bernama NA (48) warga Perum Sidokepung Buduran. Ketika bapak kandung Ika juga suami NA menikah lagi dengan orang lain,Ika sering dihajar bahkan di sekap di kamar tidurnya selama 3 jam, dengan kondisi mulut terikat, tangan dan kaki terikat. Namun Ika masih bisa berteriak minta tolong, dan teriakan Ika terdengan oleh warga sekitar melalui cendela rumah. Tetapi warga sekitar tidak berani mendekat, kemudian salah satu warga melaporkan kejadian ini ke Polsek Buduran Sidoarjo. “Saya mendengar jeritan Ika pada saat akan menjemur pakaian. Setelah saya cari, ternyata dari kamar Ika. Karena rumah dalam keadaan kosong dan terkunci, ahkirnya saya lapor ke Polsek Buduran,” kata Sumiati tetangga korban. Selanjutnya, setelah mendapat laporan dari warga ini, pihak kepolisian bergegas melakukan pengecekan dan bertindak. “Setelah kami mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada penyekapan anak di bawah umur, kemudian kami tindak lanjuti serta kami lakukan pengecekan di rumahnya. ternyata benar bahwa Ika anak yang baru berumur 10 tahun itu di sekap oleh Ibu tirinya, ” Kata AKBP. M. Anwar Nasir Kapolres Sidoarjo di rumah sakit umum daerah. Masih kata Kapolres Sidoarjo AKBP M.Anwar Nasir menuturkan bahwa sampai saat ini Ibu tiri korban sudah diamankan di Polres Sidoarjo. “Sampai saat ini masih dilakukan penyidikan, apabila kalau memang terbukti melakukan penganiayaan akan kami tindak, jelasnya bag.

Pura Pura Tukang Service AC Gondol Motor Dan Mobil

Sidoarjo- Sinar Pos Polres Sidoarjo Menangkap Pelaku kejahatan dalam modus aksinya  Kali ini Satreskrim Polres Sidoarjo berhasil mengamankan pelaku pencurian motor dan mobil yang dilakukan Sulaksono Edi Prayogo (35) warga Semampir Surabaya, Yang saat ini tinggal di perumahan Griya Bhayangkara Kabupaten Sidoarjo dan  menyamar sebagai tukang service AC. Dalam aksinya, Si tukang service AC palsu ini Sulaksono berhasil menggondol empat motor dan satu unit mobil hasil kejahatanya. Modus pelaku mendatangi rumah korban dan mengetuk pintu rumah target pencuriannya, Apabila ada penghuninya pelaku berpura pura menawarkan jasa service AC, Tapi Begitu terlihat rumahnya kosong dan tidak ada penghuninya, lansung barang berharga didalam rumah itu dia curi. “Pokoknya bila rumah itu sepi tidak ada penghuninya, barang-barang penting dalam rumah itu di sikat habis oleh pelaku, Mulai itu barang korban jenis HP, laptop, motor dan juga mobil,” Papar Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP M. Wahyudin Latif, Saat gelar perkara di Mapolres Sidoarjo, Sabtu (6/2/2016). Lebih jauh mantan Kasatreskrim Polres Banyuwangi ini menuturkan kronologis tertangkapnya pelaku Sulaksono. Pelaku berhasil ditangkap usai melakukan pencurian motor Yamaha Vixion di kawasan Gedangan. Dari laporan yang masuk, Reskrim melakukan hunting sistem dan menyebar anggota untuk melakukan pengejaran. “Pelaku berhasil kami kuntit dan kami tangkap saat akan melarikan diri di kawasan Lingkar Timur Sidoarjo. Dari penangkapan dan penggeledahan dalam rumah pelaku, kami menemukan barang bukti barang hasil dari kejahatan pelaku. Kami menyita kunci T berbagai ukuran, 10 STNK, empat motor dan satu mobil kejahatan TKP Surabaya,” Ungkapnya. AKP Latif menegaskan jika pelaku Sulaksono sudah banyak melakukan pencurian di Kabupaten Sidoarjo, Menurut pengakuannya saja 9 TKP, dan kejahatanya selalu menyamar sebagai tukang service AC. ” Pelaku ini licin sekali dalam melaksanakan aksi kejahatanya, Selalu menyamar sebagai tukang AC. Tapi kali ini dia berhasil kita lumpuhkan, Bahkan kita juga berhasil menangkap penadah hasil kejahatanya yaitu M Ya’qub. Untuk kedua pelaku kita kenakan pasal berbeda, tersangka Sulaksono akan kami jerat pasal 363 KUHP ancaman hukumannya tujuh tahun penjara, dan M Ya’qub selaku penadah akan kita jerat pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman penjara empat tahun,” Pungkas Wahyudin Latif. Bag.

DUA TERSANGKA KASUS PESANGON DPRD KABUR

Sampang,sinarpos– Nampanya Keseriusan Kejaksaan Negeri Sampang terhadap Kasus Pesangoni DPRD Priode tahun 1999 – 2004 membuat 9 tersangka langsung ditahan dirutan kelas II B Sampang. Namun ada dua tersangaka yang melarikan diri disela – sela pemeriksaan berjalan. KM Faidol Mubarok dan Kurdi Said, keduanya merupakan para anggota DPRD tahun 1999 – 2004 setelah dilakukannya pemerikasaan, keduanya langsung keluar dari kantor Kejaksaan Negeri Sampang. KM Faidol Mubarok menggunakan sepeda motor, sedangkan Kurdi Said menggunakan mobil Panter Merah. Selasa (09/02/2016). Walaupun dihalau oleh para petugas keamanan Kurdi Said yang mengendarai Mobil Panter Merah langsung tancap gas sehingga hampir nyeruduk sepeda motor di jalan raya tepat dilampu merah Jln. Jaksa Agung Suprapto (Barisan). Dari pantauan media sinarpos- keduanya keluar disaat selesai pemeriksaan dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Agus Adi Susanto, SH selaku penasehat Hukum dari 9 tersanga mengemukakan, dia tidak tau menau soal kepergiannya apa dia kabur apa ada urusan karena mereka berdua masih belum menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP). “. Diakuinya. Joko Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sampang didampingai Wahyu Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sampang mengatakan,bahwa Kejaksaan telah malakukan sesuai prosedur yakni menahan 9 tersangaka tesebut, dan kadua tersangka yang kabur, diakunya salah satu dari yang kabur ada yang mau meminta izin untuk mengantar orang tuanya dan akan kembali.(sabairi)

Ribuan Kendaraan Terjarin Razia di Bangkalan

BANGKALAN-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangkalan, menggelar razia hunting syistem untuk menekan tingginya pelanggaran lalu lintas. Akibatnya, Ribuan kendaraan terjaring dalam razia tersebut dengan cara...