Bimtek Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Masyarakat

0
24

Surabaya, Sinar Pos – 5 Januari 21. GMDM Kota Surabaya menggelar bimbingan teknis penggiat anti narkoba di lingkungan masyarakat untuk tingkat kecamatan di BG Junction Surabaya Selasa (5/1/21).

Ketua BNN Surabaya, Kartono SH M.Hum mengatakan ini merupakan program BNN dan kita bersinergi dengan GMDM Surabaya yaitu Bu Yayuk dalam rangka mempersiapkan para kader untuk memiliki mindset, pola pikir yang sama dengan BNN yaitu aksi pencegahan, pemberantasan narkoba di Surabaya. Nanti kita fokus pada launching Kampung bersih narkoba 2021 yang kita launching dengan seluruh para ketua ranting O4GN Kota Surabaya juga bersama komponen masyarakat, Pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan Surabaya terhindar dari kejahatan narkotika ujarnya.

Bimtek ini diuji oleh beberapa materi terkait salah satu visi misi dari pada BNN. Bahwa adanya penyalahgunaan narkotika di Surabaya ini merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat yang dibidangi oleh BNN dengan harapan kita bersinergi dengan seluruh para kader P4GN, para relawan komponen masyarakat seluruh instansi swasta maupun pemerintah, ini mampu membentengi diri masing-masing supaya memiliki ketangguhan dalam rangka menghadapi cobaan, rayuan, milenial daripada bahaya penyalahgunaan narkoba ini.

Visinya adalah dengan harapan seluruh masyarakat, para kader, relawan bersinergi, mari kita bersama-sama untuk memerangi penyalahgunaan narkotika yang ada di Surabaya ini dapat menekan dari angka penyalahguna yang cukup tinggi, bisa berkurang seperti itu.

Tahun 2020, kasus kalau kita jumlah dengan BNN Polrestabes, KP3 ya cukup lumayan 600-an kejadian biar masa pandemi, peredaran masih cukup tinggi dan ini terbukti jajaran kepolisian BNN juga keberhasilan mengungkap jumlahnya cukup besar. Ini berarti kan antara Diman dan supply nya cukup tinggi artinya kebutuhan masyarakat dari penyalahgunaan masih tinggi. Oleh karena itu kita jangan sampai masyarakat yang bagus ini menjadi korban penyalahguna tutur Kartono.

Sementara itu ketua GMDM Kota Surabaya Yayuk Wahyuningsih mengatakan, kita mengawali kegiatan GMDM Kota Surabaya mengawali 2021 adalah memberikan bimbingan teknis kepada para kader atau di relawan kami supaya untuk pembekalan mereka serba ke bawah. Karena untuk mewujudkan bahwa 2021 ini kita ada program Kampung bersih narkoba Surabaya 2021 ujarnya.

Rencana kita, pembekalan ini terdiri dari 154 kader dari Kelurahan dan 31 dari Kecamatan. Karena distancing sosial kami menjadikan beberapa kali session ya 50 – 50 tapi kita rutin untuk mengadakan bimtek ini kami berharap semakin banyak orang memahami bahaya narkoba semakin juga mereka akan terhindar atau terjauhi dari narkoba katanya.

Target kami setiap bulan rutin akan memberikan bimbingan teknis atau pembekalan setiap bulan itu 50 Tim Penyuluh sehingga kita 1 tahun, bisa target 600 penyuluh. Semakin banyak Tim Penyuluh di arus bawah semakin banyak orang yang memahami bahwa bahaya dan dampak narkoba itu seperti apa. Harapan kami hanya 1 ingin menekan serendah mungkin para penyalah narkoba itu tutur Yayuk Wahyuningsih.(Nwi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here