Kapolres Pekalongan Hadiri Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Serta Penggunaan Sirekap Di Tingkat TPS Dalam Pemilihan Serentak 2020

0
2

Pekalongan. Sinar Pos – Kapolres Pekalongan AKP Darno, S.H., S.I.K, pagi tadi menghadiri kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara serta penggunaan sirekap di tingkat TPS dalam pemilihan serentak 2020, Sabtu (21/11/2020).

Kegiatan yang berlangsung di SMA N 01 Doro Kec. Doro Kab. Pekalongan tersebut juga dihadiri oleh Forkopimda Kab. Pekalongan, KPU Provinsi Jawa Tengah, ketua KPU dan anggota Kab. Pekalongan, ketua Bawaslu Kab. Pekalongan, Forkopimcam Kec. Doro, ketua dan Devisi Teknis PPK di masing-masing Kec. Se Kab. Pekalongan, PPS se Kab. Pekalongan serta warga TPS 002 Desa Sawangan.

Ketua KPU Kab. Pekalongan Abi Rizal dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dianggap sukses ada 5 indikator yaitu kesiapan anggaran, regulasi, penyelenggara, pemilih dan logistik.

“Untuk anggaran, alhamdulilah Kab. Pekalongan tidak ada kendala. Sementara untuk regulasi semua sudah ada tinggal menunggu PKPU terkait dengan pemungutan dan penghitungan suara,” ujarnya.

Sementara untuk penyelenggara, Abi Rizal menjelaskan semuanya sudah ada baik dari KPU, PPK, PPS dan KPPS. “Dan perlu diketahui bahwa baik dari KPU, PPK, PPS dan KPPS telah menjalani rapid tes, harapanya supaya masyarakat dan pemilih tidak takut datang ke TPS karna semua penyelenggara sudah terhindar dari COVID-19,” jelasnya.

Lebih lanjut, Abi menyampaikan simulasi dan pemungutan suara ini adalah TPS asli yang nanti akan digunakan pada saat tanggal 9 Desember 2020, petugas KPPS dan warga masyarakatnya adalah rill / asli.

Abi Rizal berharap dengan diadakannya simulasi ini kita bisa melihat secara langsung bagaimana dan apa yang kurang dalam kegiatan ini, untuk kita benahi supaya pada saat pemilihan berjalan aman, lancar dan tidak ada kendala.

Sementara itu sambutan dari KPU Provinsi Jawa Tengah Ibu Putnawati menyampaikan bahwa ini bagian dari sosialisai kepada masyarakat dan setelah dari sini diharapkan bapak ibu sekalian menyampaikan kepada masyarakat terkait dengan simulasi ini.

“Dalam Pilbup tahun ini nantinya pemilih datang ke TPS wajib membawa masker, Kemudian melaksanakan cuci tangan, di cek suhu badan, diberi sarung tangan setelah itu, melaksanakan pencoblosan dan tinta nantinya diteteskan bukan di celupkan keluar dari TPS juga wajib cuci tangan,” ujarnya.

“Artinya apa? Pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dalam masa pandemi ini sudah sesuai dengan protokol Kesehatan. Jadi nanti pada tanggal 9 masyarakat datang ke TPS tidak ada rasa takut terpapar COVID-19,” tambahnya. (Chumaidi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here