Bupati Indartato Pimpin Apel Pemukulan Ketongan Secara Serentak

0
35

Pacitan. Sinar Pos

Senin 26 Oktober 2020 Tepatnya pukul 08.59 – 09.00 WIB, bunyi kentongan sahut menyahut selama satu menit yang terdengar di kota 1001 goa tersebut. Alat komunikasi tradisional itu dipukul serentak sebagai bentuk latihan kesiapsiagaan bencana kususnya di wilayah kabupaten Pacitan.

Acara yang berlokasi di Pantai Pancer Door sebagai pusat komando, yang di pimpin langsung oleh Bupati Pacitan Indartato bersama Forkopimda, pemukulan kentongan serentak ini diikuti seluruh unsur masyarakat. Tak kurang dari 909 titik partisipan yang tersebar di wilayah Kabupaten Pacitan ikut andil dalam kegiatan tersebut.

“Pacitan merupakan wilayah rawan bencana untuk itu mari kita semua siaga” kata Bupati.

Melihat topografi wilayah Kabupaten Pacitan yang Bergunung dan berbatasan dengan samudera, Pacitan memiliki dua jenis bencana yang patut menjadi kewaspadaan bersama. Yakni, bencana alam geologis berupa gempa dan tsunami serta bencana alam musiman. Kekeringan saat memasuki kemarau atau banjir dan tanah longsor saat memasuki musim penghujan.

Launching pemukulan kentongan serentak menurut Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo merupakan latihan mitigasi untuk mengurangi dampak resiko bencana. Alat pukul kentongan merupakan kearifan lokal yang terbukti efektif dan murah. Dengan mitigasi ini diharapkan kewaspadaan masyarakat meningkat menyikapi bencana alam baik yang bersifat geologis maupun hydrometeorologis.

“Instruksi bapak presiden setiap daerah harus memiliki aksi berbasis kearifan lokal dan mewaspadai kemungkinan terburuk badai La Nina”, ucap Didik Alih Wibowo.

Sesuai prakiraan BMKG badai La Nina akan melintas antara bulan Oktober hingga Februari 2021. Dalam kurun waktu tersebut curah hujan akan meningkat bahkan cenderung ekstrim termasuk di Pacitan.

Melalui latihan mitigasi peringatan dini ini, Didik berharap masyarakat tidak cemas karena sudah ada komando yang terstruktur.

Launching pemukulan kentongan serentak tersebut dilanjutkan dengan ditandainya penanaman 5 ribu bibit tanaman pandan laut di area pinggir pantai sebagai bentuk mitigasi bencana non struktural.

(Son/yud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here