PELATIHAN ANYAMAN BAMBU UNTUK MENINGKATKAN KEAHLIAN PENGRAJIN OLEH DISPERINDAG NGAWI

0
51

Ngawi. Sinar Pos

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam meningkatkan pertubuhan perekonomian masyarakat desa serta dalam rangka meminimalisir angka kemiskinan di daerah, Pemerintah Kabupaten Ngawi terus melakukan berbagai upaya untuk membantu dan memberikan solusi dalam bentuk kegiatan yang berbasis home industri.

Melalui Dinas Perdagangan,perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperindag) kabupaten Ngawi, pemerintah Kabupaten Ngawi memberikan pelatihan kepada empat puluh (40) pengrajin bambu masyarakat warga desa Girimulyo kecamatan Jogorogo Kabupaten Ngawi,selama tiga hari mulai 21-23 oktober 2020.
Sengaja dimasa pandemi ini tetap dilaksanakan pelatihan tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan Bupati Ngawi.
Hal ini dilakukan mengingat warga desa Girimulyo karena wilayahnya berada dipinggiran lereng gunung Lawu yang notabene banyak ditumbuhi pohon bambu yang merupakan bahan pokok pembuat kerajinan bahkan warga desa setempat memang sudah turun temurun sebagai pengrajin. Untuk itu kegiatan pelatihan ini diberikan dengan tujuan untuk meningkatan segi keahlian warga dalam membuat kerajinan, mulai dari bentuk, kreasi bahkan bagaimana cara memasarkan produk yang dihasilkan oleh para pengrajin itu sendiri.

Kepala Bidang Perindustrian kabupaten Ngawi,Daru Candra Wulandari,Ssi,Msi dalam konsepnya mengatakan, “Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, dibutuhkan dukungan dari sumber daya manusianya” Oleh sebab itu untuk meningkatkan hasil kerajinan bambu yang bermutu dan berkualitas, diperlukan tangan yang benar – benar ahli dan profesional agar nantinya produk yang dihasilkan bagus dan mampu bersaing dipasaran.

Dan oleh karenanya pemerintah kabupaten Ngawi melalui anggaran dana cukai tahun 2020 ini, melakukan kegiatan pelatihan kepada masyarakat pengrajin bambu yang notabene memang sudah ada embrio pengrajin bambu di desa Girimulyo ini.

Lebih lanjut Daru Candra Wulandari menambahkan, sengaja pelatihan ini mengambil seorang pelatih atau Instrutur bpk Suparno dari Magetan, karena beliau memang seorang yang mahir dan profesional dalam bidang kerajinan. Bahkan hingga cara memasarkan produknya, oleh karenanya kita datangkan saudara Suparno. untuk memberikan ilmu dan keahliannya kepada masyarakat khususnya warga desa Girimulyo yang pengrajin bambu ini.

Dengan demikian pemerintah berharap dengan adanya sumbangsih dalam bentuk pemberian pelatihan ini masyarakat bisa lebih menguasai cara membuat kerajinan bambu yang berkualitas bahkan mampu berenovasi dan berkreasi membuat kerajinan yang diminta oleh pasar sehingga nantinya hasil dari produk kerajinan ini bisa memberikan dan meningkatkan ekonomi warga otomatis kehidupan warga naik, kemiskinan teratasi dan bisa diminimalisir. (Adv.Disperindag)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here