Konsumsi Sabu-sabu, Tukang Bengkel Ditangkap Polisi

0
512

SURABAYA, SABTU (29/09/2020) SINARPOS.CO.ID – Keberhasilan Anggota Unit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo dalam memberantas pelaku peredaran narkotika memang di acungi jempol. Kali ini terlihat dalam press releasenya yang di gelar dihalaman Mapolsek Tenggilis Mejoyo Polrestabes Surabaya, pada Jum’at (18/09/2020) Sore.

Kapolsek Tenggilis Mejoyo Kompol Kristiyan Beorbel Martino, S.H., S.I.K., M.M., didampingi Kanit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo Ipda Wahyu Zad Ngabekti, S.H., mengatakan, pelaku bernama Moch Lutfi warga Jl. Jemur Wonosari Gg.Buntu, Surabaya, ia ditangkap oleh Anggota Reskrim pada Rabu (26/08/2020) sekira pukul 19.30 Wib di Jl. Raya Prapen, Surabaya. Lantaran ketahuan membawa narkotika jenis sabu untuk di konsumsi.

“Hasil barang bukti dari tersangka, kami berhasil mengamankan 1 (satu) kantong klip sabu seberat 0.39 gram, dan 1 (satu) buah HP merk Xiaomi type redmi 4,” jelas Kapolsek Tenggilis Mejoyo.

Bapak dengan tiga anak yang kesehariannya kerja di Bengkel tersebut, ditangkap setelah Anggota dapati informasi dari masyarakat, bahwa dia sering menggunakan Narkotika jenis sabu-sabu.

“Karena pelaku merupakan A1, akhirnya anggota langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan, dan didapati barang haram tersebut dari tangan pelaku kemudian pelaku langsung dibawa ke Mapolsek untuk dilakukan proses lebih lanjut,” terang orang nomor satu di Mapolsek Tenggilis Mejoyo.

Setelah interogasi, pelaku mengakui bahwa barang haram tersebut dibelinya seharga Rp.200.000,-(dua ratus ribu rupiah) dengan cara patungan bersama rekannya yang bernama Ferry (DPO) masing masing Rp.100.000,-(seratus ribu rupiah).

“Pelaku membeli sabu kepada Kholik (DPO) yang tinggal di daerah Jalan Kyai Toha Surabaya. Pelaku juga mengakui mengkonsumsi sabu, sudah 2 kali bersama temannya bernama Ferry (DPO),” terang Kapolsek.

Guna mempertanggungkan perbuatannya tersangka bakal terjerat dengan Pasal 112 ( ayat 1), 132(1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman kurungan penjara maksimal 7 Tahun penjara. (Rosi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here