Edarkan Sabu-sabu, Penjual Ubi Cilembu di Cokok Polisi

0
468

SURABAYA, SELASA (08/09/2020) SINARPOS.CO.ID – Mempunyai pekerjaan sampingan, sah-sah saja selama tidak melanggar hukum. Namun, tidak demikian halnya dengan apa yang dilakukan Kusriyanto (44), warga Jl. Donowati II/58, Surabaya, ini nekat mengedarkan sabu-sabu. Akibatnya, pria asli kelahiran Surabaya yang setiap harinya menjadi penjual Ubi Cilembu di Jl. Darmo Permai III, Surabaya ini, harus di cokok Polisi.

Ia ditangkap di oleh Anggota unit Reskrim Polsek Pabean Cantik’an pimpinan AKP Endri S, S.H., di Jl. Raya Darmo Permai III Surabaya, pada 24 Agustus 2020 sekira pukul 12.20 Wib

Kapolsek Pabean Cantikan AKP Kadek Oka Suparta melalui Kanit Reskrim AKP Endri S, SH., mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan informasi yang di peroleh dari masyarakat bahwa tersangka sering melakukan transaksi narkoba. Selanjutnya Anggota melakukan penelusuran atas dugaan penyalahgunaan sabu-sabu oleh tersangka.

“Kareana tersangka merupakan A1, akhirnya Anggota langsung melakukan penangkapan tersangka di Jl. Darmo Permai III, Surabaya. Ketika dilakukan penggeledahan badan, Anggota dapati sejumlah barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu 10 bungkus plastik klip kecil,” terang AKP. Endri S, S.H.

“Setelah melakukan penyelidikan yang mendalam, Anggota meyakini kalau ia memang seorang pengedar,” lanjutnya.

Selain 10 bungkus plastik klip kecil yang berisi sabu-sabu seberat 4,23 gram, Anggota juga mengamankan satu buah pipet kaca yang di dalamnya masih berisi sabu-sabu seberat 1,53 gram.

“Total sabu-sabu yang diamankan seberat 5,76 gram. Selain sabu-sabu, ada juga 1 (satu) buah HP Samsung, 1 (satu) buah kotak bekas tempat permen, 1 (satu) buah ATM BCA dan 2 (dua) lembar bukti transfer,” ungkap perwira Polisi dengan tiga balok emas dipundaknya itu.

Bersama barang bukti yang ditemukan itulah, Anggota langsung menggelandang tersaka ke Mapolsek Pabean Cantik’an Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk diperiksa.

“Menurut pengakuan tersangka, barang haram tersebut di dapat dengan cara membeli dari seorang dengan nama panggilan Iteng yang berada di Lapas Madiun. Masih kami dalami,” ulasnya.

Kanit Reskrim Polsek Pabean Cantik’an AKP Endri S, S.H., menambahkan, penangkapan tersangka merupakan salah satu bagian dari Operasi Tumpas Narkoba 2020 untuk menjaga keamanan dan memberantas penyakit masyarakat jelang Pilkada serentak.

“Tersangka akan kami jerat dengan pasal 114 (2) atau pasal 112 (2) Undang-Undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman kurang lebih 20 tahun penjara atau hukuman mati,” imbuhnya. (Rosi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here