Jula Juli Kidungan Ikon Suroboyo Asli

0
39

Surabaya, Sinar Pos – 31-08-2020, Siti Anggraenie Hapsari (SAH) tetap mendukung Machfud Arifin Calon Walikota Surabaya. Terbukti, mulai dari kemarin, Minggu (30/8/20), dengan tetap membawa nama Machfud Arifin, SAH bersama barisan Relawannya membuat gerakan Cinta Budaya Surabaya melalui Festival Kidungan Juli-Juli 2020. di selala waktu para media bersilatuhrahni dan wawancara, SAH, tetap setia terhadap partainya, beliau juga antusias dalam pilwali yang kurang dari beberapa bulan ini, beliau berkata, “akan tetap setia tetap dan konsisten atas dukungan kepada Bapak Machfud Arifin dalam pilwali yang tinggal beberapa hari, Selain terkait dukungan, SAH juga berkeinginan mengangkat kembali budaya Surabaya yang akhir-akhir ini mulai ditanggapi, khususnya dari generasi muda sebagai penerus dalam membangun Kota Surabaya menjadi Lebih Maju.

Terkait Festival Kidungan Jula-Juli 2020, SAH mengharapkan Pemerintah kembali menilai nasib pekerja senior yang ada di Surabaya.

Dapat kita rasakan, dalam 10 tahun ini para pekerja seni kelimpungan. Pasalnya, tempat mereka berkreasi seakan dibabat habis sehingga banyak dari mereka udah turun ke jalanan demi tahap, ”katanya kepada awak media.

SAH mengaku merasa prihatin melihat fenomena tersebut, sehingga pada kesempatan ini dengan dukungan Tim Internal Machfud Arifin merasa berkewajiban untuk memecahkan masalah ini dengan memberi wadah kreasi dalam Festival Kidungan Juli-Juli yang adalah budaya asli Surabaya kota tercintanya.

Ia menjelaskan, dalam dua minggu ini mulai tanggal 30 Agustus hingga 12 September akan membuka pendaftaran peserta melalui pengiriman video kidungan jula-juli online. Kemudian dari situ akan diadakan oleh tim juri yang ahli dibidangnya.

Setelah terpilih 20 video kidungan terbaik, akan kita uji kembali dalam penampilan langsung pada 26 September di Machfud Arifin Center (MAC) jl. Basuki Rahmat 139 hingga terpilih 5 peserta terbaik yang akan kita tampilkan di Grand Final 10 Oktober nanti bersama dengan Pagelaran ludruk dan kesenian tradisional lainnya sekaligus sebagai peringatan hari Sumpah Pemuda.

”Mudah-mudahan dengan mudah ini dapat jadi kebangkitan seni tradisional Surabaya, sehingga kembali menjadi ikon wisata di Surabaya,” ujarnya.

SAH juga mengucapkan terima kasih kepada Tim Pemenangan Machfud Arifin melalui Drg. David Andreasmito yang turut memfasilitasi terselenggaranya acara ini.

”Kepada masyarakat Surabaya, saya bersama tim mohon restu dan dukungannya. Semoga acara ini berjalan dengan lancar dan dapat mendapatkan bibit-bibit baru seniman di kota Surabaya, ”katanya.

”Monggo, para pecinta seni tradisional, khususnya generasi muda untuk ikut memeriahkan gelaran ini dengan diri sebagai peserta melalui link: http://bit.ly/festival kidunganjulajulisuriboyo2020,

Sementara itu, budayawan jawa Sugeng Adipitoyo saat dihubungi panitia untuk menjadi Tim Juri, memberikan apresiasinya. Menurutnya, acara ini begitu penting dalam upaya mengangkat kebudayaan Jawa Timur, khususnya kota Surabaya sebagai kota Metropolis dengan banyaknya budaya luar yang masuk.

Dengan adanya gelaran ini, Sugeng yang adalah seorang dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa di salah satu Universitas Negri berharap dapat menjadi sarana pemupuk semangat muda dalam mempelajari budayanya sendiri, khususnya budaya Jawa Timuran. (Nwi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here