TRADISI DESA KARANGJATI ADAKAN NYADRAN ATAU BERSIH DESA

0
114

Ngawi, Sinar Pos

Masyarakat Desa Karangjati, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi hari ini Rabu Kliwon, 12/08/2020, menggelar acara tradisi sadranan atau Bersih Desa sebagai wujud melestarikan budaya warisan leluhur. Acara yang digelar setahun sekali oleh masyarakat Desa Karangjati.

Acara yang berlangsung secara sederhana, karena mengingat masih dalam pandemi Covid -19. Guna mencegah penyebaran Covid -19 masyarakat diminta tetap memakai masker dan jaga jarak memakai masker. Sebagai puncak acara, warga berkumpul di area pemakam umum dan dilanjut doa bersama, meminta kepada tuhan semesta alam, supaya warga desa Karangjati dan sekitarnya cepat terhindar dari wabah Corona, terlebih supaya selamat , ayem, tentrem dan sejahtara semua.

Acara tersebut dihadiri Kepala desa beserta perangkat, dan warga sekitar Desa Karangjati. Melalui SEKDES nya Kepala Desa, berterima kasih kepada seluruh warga yang telah datang dan semangat mengikuti acara sadranan atau Bersih Desa. Acara tahunan ini berbeda dari biasanya karena masih dalam pandemi. ” puji syukur kehadirat illahi robby bilamana pagi ini kita masih bisa berkumpul dalam acara sadranan. Acara tahun ini ibu kepala desa Bu Sumini, berterima kasih kepada warga semua. Dan karena masih dalam pandemi Covid -19 , acara tahun ini tidak bisa maksimal. Biasanya setelah sedekahan selamatan, kita malamnya ada pengajian di lapangan. Mengingat ada wabah Corona acara itu sementara kita tangguhkan, dan saya meminta kita warga Desa Karangjati semua, patuhi aturan pemerintah tentang Protokol kesehatan guna mencegah penyebaran dan penularan virus Covid-19 “. Terang Senen SEKDES Desa Karangjati.

Suasana kebersamaan antar warga desa terlihat, saat bersatu bergotong royong membersihkan makam hingga acara inti dimulai. Mereka duduk berjajar membuat barisan, sementara nasi dan lauk pauk serta Ayam Panggang yang dibawa Kepala Desa dan perangkatnya, ditata rapi diatas tikar plastik biru. Setelah acara di doakan, para warga membagi dan memakanya, ada pula yang dibawa pulang.

Dalam sela-sela pembagian makanan, Ibu Kepala Desa Karangjati Sumini menyampaikan pesan kepada warganya agar mematuhi anjuran pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan, cuci tangan dan bila keluar rumah wajib memakai masker. Serta jaga jarak supaya terhindar dari penyebaran virus corona, kita sehat Desa Karangjati Sehat, semua warga sehat.

” Dengan adanya acara tradisi sadranan ini, warga masyarakat Karangjati, secara antusias melestarikan tradisi budaya leluhur serta memperkuat rasa kebersamaan dan silaturohmi sesama warga. Saya juga meminta maaf untuk tahun ini, kami hanya bisa melaksanakan sesederhana mungkin, tapi tidak mengurangi sedikitpun nilai-nilai tradisi warisan leluhur, karena dalam masa pandemi jadi kita kurangi acara sadranan dari tahun sebelumnya. Untuk itu saya mohon maaf khususnya warga desa Karangjati, semoga tahun berikutnya bisa kita laksanakan secara meriah dan lebih baik,” Terang Ibu Sumini Kades Karangjati.

Di tempat yang sama juru kunci makam Alas Malang Mas Nur ( goplo) mengatakan ” Alhamdulillah acara berjalan lancar, dari pagi saya dan teman persiapkan tempatnya. Karena acara ini yang kami tunggu agar saya dan warga masyarakat bisa berkumpul makan bareng dengan perangkat desa dan Kepala Desa. kalau tidak sadranan tidak mungkin saya dan warga bisa kumpul dan makan bareng seperti ini. Semoga setelah acara ini ibu kepala Desa diberi kesehatan , murah rejeki dan selalu perhatian kepada kami warga masyarakat Karangjati ” terangnya.

Acara sadranan atau bersih desa, selesai dan masyarakat pulang ke rumah masing- masing untuk melanjutkan aktivitasnya . (* Irwan *).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here