EVALUASI DAN PEMBINAAN GERAKAN SAYANG IBU DAN BAYI STUNTING

0
57

Ngawi, Sinar Pos
Gerakan Sayang Ibu(GSI) adalah suatu gerakan yang dilaksanakan oleh masyarakat bekerja sama dengan pemerintah untuk peningkatan perbaikan kualitas hidup perempuan.

Maka Tim Penggerak PKK Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana(DP3AKB) mengadakan kegiatan Gerakan Sayang Ibu (GSI) di Desa Tanjungsari Kecamatan Jogorogo Kabupaten Ngawi,pada selasa 11/08/2021.

Turut hadir dalam acara ini Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten ibu Antik Budi Sulistyono,Ibu Ketua DPRD Ngawi,para kader sekecamatan Jogorogo,Forpimcab,Ibu hamil desa tanjungsari dan semua yang mendukung acara ini sampai berjalan dengan lancar dan tertib sesuai protokol kesehatan seperti cuci tangan,pake masker dan jaga jarak.

Ibu Antik Budi Sulistyono mengatakan mulai dari dalam kandungan sampai kelahiran ibu dan bayinya adalah tanggung jawab kita bersama bahkan sampai umur lima tahun kita wajib mengikuti dan memperhatikan tumbuh kembangnya,sehingga anak anak bisa terhindar dari resiko stunting atau bahkan lebih buruk lagi kematian.pemberian makanan bagi ibu hamil dan anak balita harus sangat berhati hati agar nilai kematian ibu dan anak bisa teratasi dan tidak beresiko tinggi.

Ibu Antik Budi Sulistyono juga memberikan bantuan langsung kepada 6 orang ibu hamil dan 1 anak balita Stunting.selain itu juga menyerahkan bantuan Tim GSI Desa Tanjungsari yang diterima langsung oleh Thofik Yuswantoro selaku ketua Tim GSI Desa.

“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian beliau pada kesehatan ibu hamil dan anaknya juga bentuk perhatian pada program GSI”.
Winarti selaku Kepala Desa Tanjungsari mengucapkan banyak terima kasih atas kerja keras Tim GSI dan dukungan dari berbagai pihak baik dari desa,puskesmas setempat,Tim GSI Kecamatan Jogorogo dan adik adik mahasiswa KKN IPB Bogor dan dengan kerja keras bersama ini akan mendapatkan hasil yang maksimal.(Adv.No3r)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here