KETUA LSM GMBI DISTRIK BANYUWANGI BERSTATUS TERSANGKA

0
98

Banyuwangi- Sinar Pos, Ketua LSM GMBI Distrik Banyuwangi, Subandik akhirnya di tetapkan tersangka oleh aparat Polresta Banyuwangi, atas dugaan melakukan perlawanan terhadap petugas medis RSUD Blambangan, Kab. Banyuwangi, Jawa Timur.

Kombes Arman Asmara Syarifudin, SIK (Kapolresta Banyuwangi) menyampaikan, Subandi dijerat pasal 214 KUHP juga dikenakan pasal 351 tentang penganiayaan dan 170 KUHP soal pengeroyokan serta ancaman hukumanya 8 tahun.

“Selanjutnya menjalani penahanan di Mapolda Jatim,” jelasnya Senin Petang (3/8/2020).

Sementara Nanang Slamet selaku salah satu tim Kuasa hukum Subandik ( Ketua LSM GMBI Distrik Banyuwangi) mengatakan,” bahwa belum ada penahanan terhadap Subandi, bahkan tidak sempat diperiksa sebagai tersangka kemudian kasat reskrim mengabarkan bahwa perkara ini ditarik dipolda jatim.

“Terkait penetapan tersangka kami menghargai keputusan aparat penegak hukum (APH), namun marilah kita mengedepankan azaz praduga tak bersalah jadi kami serahkan saja pada aparat yang berwenang,” jelas Nanang melalui WhatsApp GrouP.

Masih lanjut, bahwa sesuai keterangan Subandi saat pemeriksaan tidak ada pengeroyokan, dan mereka hanya mempertahankan argumentasi kenapa Dokter yang bersangkutan tidak mau memberikan keterangan secara tertulis kalau memang tidak perlu di rawat inap, sementara pasien kondisi lemas dan muntah darah.

Mari kita lihat dari sisi yang lain, dari sudut pandang pasien misalnya, kenapa jika memang pada saat itu diagnosa Dokter di RSUD Blambangan pasien dalam kondisi baik tapi di RS Yasmin justru di rawat inap?.

Itupun kita hanya bisa menduga, cobalah kembalikan ke diri kita masing-masing, bagimana jika pasien adalah keluarga kita, sehingga kita bijak dalam memberikan pandangan,” ungkapnya. (Abd.Haris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here