Jalin Silaturahmi dengan Tokoh Agama, Walikota Bersama Forpimda Kunjungi Ponpes Subulul Huda

0
59

MADIUN – Silaturahmi dengan pemuka agama terus dilakukan Walikota Madiun bersama Forpimda setempat. Setelah menghadiri tasyakuran pembangunan menara masjid Nurul Huda yang berada di Pondok Pesantren putra dan putri Al-Mujaddadiyah, Kelurahan Demangan, Kota Madiun, rombongan langsung bertolak ke Pondok Pesantren Subulul Huda Desa Kembangsawit Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Silaturahmi juga sarana bertukar pikiran terkait pembangunan daerah ke depan.

‘’Dalam memimpin kota ini, kita harus terbuka. Terbuka menerima saran dan masukan dari siapa saja. Terutama dari para tokoh. Tokoh agama, Alim ulama, kiai, tokoh masyarakat, dan lain sebagainya. Masukan ini penting untuk kemajuan kita bersama,’’ kata Walikota Madiun Maidi usai kegiatan, Senin (3/8).

Rombongan tiba sekitar pukul 14.00 dan diterima pimpinan Ponpes Subulul Huda K.H Ahmad Mizan Basyari. Kegiatan berjalan santai namun sarat pemikiran bagus ke depan. Apalagi, Forpimda turut di dalamnya. Artinya, bukan hanya pembahasan pembangunan manusia melalui ilmu keagamaan. Namun, juga urusan keamanan dan ketertiban bermasyarakat. Saran dan masukan dari tokoh ulama tentu penting demi kemajuan ke depan.

‘’Saya selalu terbuka kepada siapa saja. Karenanya, saya sering turun ke lapangan untuk menyerap masukan dari siapa saja secara langsung,’’ ungkap mantan Sekda Kota Madiun itu.

Pembangunan, kata walikota, harus bermanfaat bagi masyarakat. Karenanya, saran dari masyarakat juga penting dan perlu. Walikota cukup sering turun ke lapangan untuk memberi kesempatan masyarakat mengutarakan keinginannya. Seperti diketahui, walikota gencar mengumpulkan kiai dan alim ulama untuk doa bersama di rumah dinas. Selain itu, juga kegiatan walikota bersama rakyat sebelum pandemi Covid-19. Kegiatan bertatap muka dengan masyarakat itu sarat akan serap aspirasi dari masyarakat.

‘’Setiap kesempatan harus dimanfaatkan untuk mendengar apa yang diinginkan masyarakat. Selama itu baik, kenapa tidak,’’ pungkasnya. (Diskominfo/Sadim)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here