Demo, Meminta Ibu Tri Rismaharini Merevisi Atau Mencabut Perwali No.33 Tahun 2020

0
206

SURABAYA, SINARPOS.CO.ID – Ratusan para pekerja Rekreasi Hiburan Umum (RHU) yang tergabung dalam badan buruh dan pekerja Pemuda Pancasila Kota Surabaya melakukan aksi Demo di balai Kota Surabaya untuk meminta Walikota Surabaya Tri Rismaharini agar melakukan revisi Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 33 tahun 2020.

“Pada intinya kami menuntut keadilan, karena dengan adanya Perwali 33 tahun 2020 ini sangat merugikan kami sebagai pekerja hiburan. Dan kami mendesak Bu Risma segera merevisi atau mencabut Perwali 33 tahun 2020,” kata ketua badan buruh dan pekerja Pemuda Pancasila, Nurdin Longgari, Senin (03/07/2020).

Sebelum terbit Perwali 33 tahun 2020, para pengusaha RHU telah mengikuti aturan pemerintah tentang protokol kesehatan guna mengantisipasi Penyebaran Covid-19.

“Tapi entah kenapa, setelah terbitnya Perwali Nomor 33 tahun 2020 ini, justru kami tidak bisa bekerja sama sekali, terus bagaimana dengan anak-anak kami, apakah Ibu Risma memikirkan dampak yang ditimbulkan dengan terbitnya Perwali nomor 33 tahun 2020 bagi ekonomi keluarga kami,” ujarnya.

Dengan adanya para pekerja Rekreasi Hiburan Umum (RHU) yang tergabung dalam badan buruh dan pekerja Pemuda Pancasila menggeruduk ke Balai Kota Surabaya harapannya, Pemerintah Kota terutama Walikota Surabaya untuk segera merevisi Perwali Nomor 33 tahun 2020 jika perlu dicabut.

“Kami meminta kepada ibu Risma Walikota Surabaya untuk segera merevisi perwali nomor 33 tahun 2020 atau dicabut kembali,” pungkas Nurdin.

Salah satu penuturan dari para pekerja malam, sheila mengatakan, dengan adanya aturan perwali No.33 tersebut, kami tidak bisa berkerja sedangkan kebutuhan terus berjalan.

“Untuk membayar kos saja susah. Kalau dihitung, kami bayar kos Rp 1,5 juta, paling enggak kami punya uang Rp 50 ribu seharinya,”ucapnya. (Rosi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here