Dalam Seminggu Kesembuhan di Jatim Melebihi Kasus Positif Baru

0
48
SURABAYA SINAR POS (24 Juli 2020) – Dalam seminggu jumlah pasien sembuh Covid-19 di Jawa Timur terus bertambah melebihi kasus positif baru. Kamis (23/7), total pasien yang terkonfirmasi negatif Covid-19 atau sembuh mencapai 665 orang sehingga total pasien sembuh menjadi 11.125 atau setara 57,19 persen.
Sementara pasien positif bertambah 357 orang, sehingga total pasien terkonfirmasi positif yang masih dirawat menjadi 6.800 orang atau sebanyak 34,9 persen. Adapun jumlah pasien yang meninggal sebanyak 1.525 orang atau sebanyak 7,84 persen. Dalam satu minggu terakhir, jumlah kasus kesembuhan di Jatim secara konsisten melebihi kasus baru.
Terkait hal ini, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, bahwa jumlah pasien sembuh Covid-19 hari kamis yakni 665 orang merupakan tambahan kesembuhan tertinggi selama pandemi sejak bulan Maret lalu. Dan dengan pencapaian ini maka Jawa Timur diharapkan bisa mempertahankan milestone jumlah prosentase kesembuhan melebihi kasus aktif yang masih dirawat.
“Alhamdulillah, jumlah kesembuhan terus bertambah. Ini berkat kerja sama dan kerja keras semua pihak, terutama tenaga kesehatan dan RS rujukan, TNI – POLRI, serta relawan dan masyarakat yang bergotong royong melawan covid -19. Insya Allah kita akan segera bisa melewati masa darurat pandemi ini,” ungkap Khofifah sapaan lekat Gubernur Jatim di Gedung Grahadi, Surabaya, Kamis (23/7) malam.
Khofifah menjelaskan, 30 kabupaten/kota di Jatim kasus kesembuhannya melebihi 50 persen dari jumlah kasus positif aktif yang dirawat. Bahkan, untuk Kab. Sidoarjo telah berhasil bertransformasi dari zona merah menjadi zona orange. Bahkan, per hari Kamis (23/7) Sidoarjo juga menyumbang jumlah kesembuhan tertinggi di Jatim yaitu sebanyak 178 orang.
Menurut Khofifah, beban pasien Jawa Timur cukup berat jika dibandingkan daerah lain di Indonesia. Dengan jumlah kasus 19.450 orang, maka angka kesembuhan kumulatif 11.125 yang dicapai Jatim ini merupakan berkah yang luar biasa.
“Jangan bahagia berlebihan sehingga lupa kalau Jatim masih dalam situasi darurat dan semua berpotensi tertular dan menularkan” tuturnya. (Nwi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here