Terungkap Motif “Carok” di Sampang

0
960
SAMPANG, MADURA JAWA TIMUR, SINARPOS.CO.ID – Terungkap sudah pelaku penganiayaan yang menyebabkan seorang meninggal dunia dan satu orang terluka parah dibagian tangannya saat melerai pertikaian (Carok) yang terjadi di lapangan Dusun Tangkat Barat, Desa Pajeruen, Kec.Kedundung, Kab. Sampang, Madura Jawa Timur. Pada Jum’at 26 Juni 2020 sekira pukul 18.30 Wib.
Diketahui pelaku yang sudah di tangkap yaitu Ali Rohman (36), warga Dusun Burnih Oloh, Desa Pajeruen, Kec. Kedundung, Kab. Sampang, Madura Jawa Timur. Ia ditangkap oleh jajaran Satreskrim Polres Sampang seusai membacok Mursid (37), warga Tangkat Utara, Desa Pajeruen, Kec. Kedundung, hingga menyebabkan meninggal dunia.
Kapolres Sampang AKBP. Didit Bambang Wibowo Saputra S.I.K., M.H., kejadian itu didasari motif ketersinggungan antara korban dan tersangka saat bermain judi kartu di lapangan Dusun Tangkar Barat, Desa Pajeruen Kec. Kedundung, Kab. Sampang, Madura.
“Merasa gak terima dari omongan korban, tersangka langsung mengeluarkan Sajam lalu menyebetkan pada korban sehingga korban terluka parah, dan pada saat itu juga satu lagi korban yang terluka robek ditangan akibat melerai yaitu Nasuki (40), warga Dusun Tangkat Timur, Desa Pajeruen,” beber AKBP. Didit Bambang Wibowo Saputra S.I.K., M.H., Selasa (30/06/2020).
Tak hanya itu Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) bilah senjata tajam jenis pisau -+45 Cm yang gagangnya terbuat dari kayu, dan 1 (satu) buah jaket motif doreng yang berlumuran darah.
Kapolres Sampang AKBP. Didit Bambang Wibowo Saputra S.I.K., M.H., menghimbau pasca kejadian tersebut untuk keluarga korban bisa menciptakan suasana kondusif, sebab aparat penegak hukum Polres Sampang akan memproses kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku.
“Atas perbuatannya kini tersangka bakal terjerat dengan pasal 3388 KUHP Subs 351 ayat (3) KUHP, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkasnya.(Rosi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here