Kades Tanjunglor Laporkan Oknum Wartawan Terkait Berita Penyaluran BLT Desanya

0
448

PACITAN_SINARPOS

Kepala Desa Tanjunglor, Kecamatan Ngadirojo, kab Pacitan, Jawa timur melaporkan dua oknum wartawan ke Polsek Ngadirojo.
Seorang oknum berinisial P yang awalnya mengaku sebagai pendamping Covid-19 tersebut menemui ketua RT 01/06 Dusun banarjaya desa Tanjung Lor untuk konfirmasi tentang dana Covid-19 yang di alokasikan ke warga.
Kemudian P menyampaikan hasil berita dari pak RT tersebut kepada A (inisial oknum wartawan media online), Sehingga A memberitakan tentang penyaluran dana BLT untuk desa Tanjung lor ada pemotongan sebesar dua ratus ribu rupiah yang seharusnya enam ratus ribu rupiah, untuk setiap penerima BLT.
Tetapi setelah berita itu muncul, antara berita yang di sampaikan oleh ketua RT 01/06 kepada P tersebut tidak sesuai dengan berita yang di tulis oleh A di salah satu media Online.
Dianggap mencemarkan nama baiknya dengan menyebarkan berita fitnah, Kades Tanjung lor beserta ketua RT 01/06 dusun banarjaya yang namanya di sebutkan sebagai narasumber di pemberitaan dengan dampingi pengacaranya Danur Suprapto,S.H, M.H mendatangai mapolsek Ngadirojo untuk memberikan laporan. Sabtu pagi (20/06/2020)
Supriyono Kepala desa Tanjung lor melalui kuasa hukumnya menyampaikan kepada media “Selaku kepala desa pak pri mengaku kecewa karena wartawan berinisial P dan A yang mengaku dari salah satu pendamping covid dan media online memberitakan bahwa pemerintah desa memotong dana BLT untuk warga penerima, padahal tudingan tersebut tidak benar”.Ucap Danur.
Lanjutnya, Padahal pemotongan uang sejumlah Rp.200.000 tersebut memang inisiatif dari sang penerima BLT untuk diserahkan kepada warga yang tidak menerima bantuan, dan itupun sudah ada surat pernyataannya”.Terang danur
Pihaknya menyayangkan sampai berita tersebut naik, yang pada awalnya A tanpa menggali informasi kelapangan yang sebenarnya dulu.
Laporan tersebut resmi di terima oleh pihak SPKT dan akan di naikan ke Kanit Reskrim Polsek ngadirojo yang akan dilakukan penelitian untuk menentukan kasus tersebut.
“Laporan ini kami terima, tetapi tiga hari kedepan baru kami akan menyampaikan kelanjutannya”. pungkas Bripka Untung Widodo
(Son/yud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here