Dampak Covid-19, Ini Skema Penerimaan Sembako untuk Warga Desa Kluwih

0
225

PACITAN_SINARPOS

Dampak negative dari adanya Covid-19 dilihat dari berbagai sudut pandang sangatlah merugikan, salah satunya dari segi ekonomi covid-19 menyebabkan aktifitas perdagangan dan manufactur di Indonesia menurun drastis sehingga dampaknya akan sangat signifikan.
Saat ini pemerintah memiliki prioritas APBN/ APBD yang dialokasikan ke tiga prioritas yaitu kesehatan , bantuan social, dan intenstik bagi pelaku usaha/ UMKM. Dampak dari covid-19 semua terkena tidak hanya masyarakat atas tetapi masyarakat bahwah umunya dan semua lapisan, sehingga pemerintahan tingkat bawah umunya yaitu pemerintah desa harus benar-benar sigap di kala kondisi wilayahnya menghawatirkan.
Seperti yang di lakukan oleh Pemdes Kluwih kecamatan Tulakan kab.pacitan, Bantuan berupa Sembako Dipersiapkan Bagi warga yang Tidak menerima BLT DD ataupun bentuk batuan yang sedang di gulirkan oleh pemerintah. Suratiningtyas kepala desa Kluwih mengatakan,
“Bantuan Sembako termasuk beras, disiapkan Pemerintah desa mulai hari ini tanggal 15 Juni 2020, sehingga sembako ini untuk masyarakat yang tidak menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) maupun berbagai kategori bantuan yang ada”.tuturnya kepada sinarpos co.id saat di hubungi via whatsAp
(Senin 15/06/20)
Bantuan sembako tersebut dari anggaran dana desa (DD) kemudian pengadaanya melaluinya BUMDes Mart, dengan jumlah penerima 270 KK dengan nominal Rp.150,000,00 yang akan di gulirkan selama 3 bulan kedepan.
“Bantuan tersebut kami alokasikan untuk membantu meringankan beban masyarakat desa Kluwih dengan adanya wabah virus Corona ini yang berimbas di semua lapisan masyarakat, terkecuali untuk PNS, Perangkat Desa dan Pensiunan PNS”.Pungkas kepala desa Dua periode tersebut
(Sony/yud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here