DPRD Kabupaten Mojokerto, Setujui Empat Raperda Dalam Rapat Paripurna

0
211

Foto : Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Hj.Ainy Zuroh, SE, MM sedang menandatangani Berita Acara Rapat Paripurna DPRD. Dibelakang dari kiri ke kanan Bupati Mojokerto H.Pungkasiadi, SH. Wakil Ketua DPRD Hj.Setia Pudji Lestari, SE, MSI dan Wakil Ketua DPRD H.M. Shaleh, SSos. (5/6/2020}.

Mojokerto,Sinar Pos – DPRD Kabupaten Mojokerto menyetujui empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk ditetapkan menjadi Perda, dalam rapat Paripurna yang digelar pada Jumat (5/6/2020) siang 13.00 WIB, di ruang sidang utama DPRD Kabupaten Mojokerto Graha Whicesa. Rapat paripurna yang sedianya diagendakan berlangsung pada pukul 09.00 Wib sesuai dengan undangan kemudian ditunda siang hari karena sesuatu hal.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ayni Zuroh SE MM dengan didampingi dua orang Wakil Ketua DPRD yaitu Setya Puji L dan H.M.Shaleh . Sedang seorang Wakil Ketua berhalangan hadir adalah Subandi SH.
Setelah membuka sidang dengan mengetuk palu tiga kali, kemudian ketua sidang Ayni Zuroh membacakan susunan acara sidang Paripurna sebagai berikut. Pembukaan, dilanjutkan dengan Penyampaian Laporan PANSUS dan Pendapat Akhir (PA) Fraksi-Fraksi, diteruskan dengan Pembacaan Keputusan DPRD, kemudian Penandatanganan Berita Acara, selanjutnya Sambutan Bupati dan terakhir Penutup.
Sebelumnya didahului dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indosesia Raya dan diteruskan dengan do’a yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD H.M. Shaleh.
AZuroh mengatakan :”Pada hari ini kita dapat menghadiri dan mengikuti rapat Paripurna Penandatangan Keputusan Penetapan Bersama dan Berita Acara Kesepakatan Bersama atas Empat Raperda”.
Empat Rapeda dimaksud diatas adalah Raperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan, Raperda tentang PT. Bank Perkreditan Maja Tama, Raperda tentang Pengelolaan Sampah dan Raperda tentang Kawasan Tanpa Rokok.
Raperda tentang Pengelolaan Sampah dan Raperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan merupakan Raperda inisiatif DPRD sedang Raperda tentang PT. Bank Perkreditan Maja Tama dan Raperda tentang Kawasan Tanpa Rokok merupan Raperda prakarsa dari eksekutif.
Eka Septya Juniarti dari Fraksi PKB maju ke Podium menyampaikan Laporan Pansus 1, 2, 3, dan 4 serta Pendapat Akhir Fraksi-fraksi. Laporan Pansus merupakan hasil pembahasan dari empat Raperda tersebut. Pada pokoknya Raperda tersebut telah sesuai dengan Peratuturan Perundang-undangan terkait dan memenuhi syarat untuk ditetapkan menjadi Perda.
Tujuh Fraksi DPRD Kabupaten Mojokerto setelah melakukukan pembahasan dan mencermatinya, menyatakan menyetujui empat Raperda tersebut di atas untuk disyahkan dan ditetapkan menjadi Perda. Hanya Partai Golkar saja yang ada tambahan 8 butir usul, saran dan harapan. Ketujuh Fraksi tersebut adalah FPKB, FPDIP, FGolkar, FDemokrat, FPersatuan Amanat Pembangunan Indonesia, FNasdem dan FPKS.
Sesi Penandatangan Berita Acara dilakukan setelah Pembacaan Keputusan DPRD Kabupaten Mojokerto tentang Persetujuan terhadap empat Raperda untuk ditetapkan menjadi Perda. Pimpinan Dewan dan Bupati Mojokerto
H.Pungkasiadi, SH maju kedepan mennuju ke meja yang diatasnya sudah disiapkan berkas Berita Acara dan Kesepakatan bersama. Satu persatu bergantian Pimpinan DPRD menandatanganinya dan kemudian Bupati menandatanganinya pula.
Mendahului sesi Penandatangan Berita Acara di atas, Ketua Sidang Ayni Zuroh

telah mengambil keputusan rapat Paripurna. Ainy Zuroh mengatakan
:”Selanjutnya saya tawarkan kepada seluruh anggota DPRD yang hadir dalam rapat Paripurna ini. Apakah Raperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan, Raperda tentang PT. Bank Perkreditan Maja Tama, Raperda tentang Pengelolaan Sampah dan Raperda tentang Kawasan Tanpa Rokok disetujui untuk ditetapkan menjadi Perda” ? Dijawab secara aklamasi dan serentak oleh para anggota DPRD peserta sidang : “ Setuju “.
Bupati Mojokerto Pungkasiadi dalam sambutannya mengatakan : “ Terima kasih keempat Raperda tersebut dapat disetujui untuk ditetapkan menjadi Perda”.
“Besar harapan kami dengan berlakunya keempat Raperda itu nantinya dapat memberikan landasan yuridis bagi Pemerintah Kabupaten Mojokerto maupun stake holder terkait dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung pemerintahan dan pembangunan di kabupaten Mojokerto”, pungkas Bupati.
Tepat pukul 14.10 Wib Ayni Zuroh ketua Sidang dalam rapat Paripuna DPRD Kabupaten Mojokerto kali ini menutup sidang.
Rapat Paripurna tersebut dilakukan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 seperti memakai masker, cuci tangan, physical distancing sehingga anggota DPRD yang diperkankan hadir hanya perwakilan dari Fraksi-Fraksi saja. (ifa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here