Dapat Sumbangan Ventilator dari Yayasan Rumah Kita, Bupati Pasuruan: Bantuan di Waktu yang Tepat

0
81
PASURUAN SINAR POS – Yayasan Rumah Kita dan Sampoerna untuk Indonesia, kembali menyalurkan bantuan peralatan kesehatan dan Alat Perlindungan Diri (APD) ke sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda) dan rumah sakit (RS), Rabu (6/6/2020) sore.
Kali ini sasaran bantuan di tiga titik di Kabupaten Pasuruan. Yakni Pemerintah Kabupaten (Pemkab), RSUD Grati dan RSUD Pasuruan di Bangil.
Di Pemkab Pasuruan, bantuan diterima langsung oleh Bupati Irsyad Yusuf. Bantuan berupa 2 ventilator, 5.000 masker kain, 250 baju hazmat, full set APD 50 pcs dan face shield 200 pcs.
Menurut Irsyad, bantuan dari Yayasan Rumah Kita ini datang tepat waktu, karena Pemkab Pasuruan sedang membutuhkan APD tersebut untuk melawan penyebaran virus Corona atau Covid-19.
“Saya sampaikan ucapan terima kasih. Memang yang dibutuhkan gugus tugas terutama peningkatan kapasitas kesehatan. Sudah sangat tepat sesuai dengan kebutuhan dan harapan kita. Bantuan ini datang di waktu yang tepat,” katanya.
Terlebih, lanjut Irsyad, setelah dilakukan pengecekan kebetulan stok peralatan dan APD memang sedang berkurang, meskipun masih cukup. “Dengan bantuan ini bisa dipakai untuk satu bulan ke depan,” terangnya.
“Kalau perlu kita akan dukung dengan APD standar,” tandas bupati yang juga kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor tersebut.
Riyanto melanjutkan, saat ini di RSUD Grati ada satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 hasil swab PCR serta 4 Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Tak hanya ke Pemkab Pasuruan dan RS Grati, Yayasan Rumah Kita juga menyerahkan bantuan satu ventilator ke RSUD Pasuruan di Bangil.
Sementara itu Ketua Yayasan Rumah Kita, Andrianus menuturkan jika bantuan ini untuk membantu percepatan pengendalian penularan Covid-19.
Menurutnya, bantuan sudah diterima beberapa kepala daerah. Di antaranya Pemprov Jatim, Pemkot Surabaya dan Pemkab Pasuruan. Nantinya pemberian bantuan ini akan dilanjut ke DIY Yogyakarta, Semarang (Jateng), Bandung dan Karawang (Jabar).
“Setiap hari masyarakat harus bermasker dan juga harus ganti masker, hand sanitizer. Juga tempat cuci tangan di tempat kerja, di jalan, kemudian yang paling penting buat kami bagaimana pemberdayaan masyarakat luas agar perilaku hidup sehat bisa jadi budaya,” paparnya.(Nwi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here