BUPATI TINJAU POSKO KAMPUNG TANGGUH DESA TANGGAP COVID – 19 DESA SUKOANYAR

0
329
LAMONGAN|sinarpos.co.id-
Pada hari Kamis tanggal 28 Mei 2020 pukul 20.00 s.d. 22.05 WIB bertempat di Posko Kampung Tangguh Desa Tanggap Covid-19 Desa Sukoanyar Kec, Turi Kab. Lamongan telah dilaksanakan peninjauan Bupati Lamongan beserta rombongan
Penyampaian AKBP Harun S.H, S.I.K (Kapolres Lamongan), yang intinya :
a. Seyogyanya malam ini Bapak Kapolda akan meninjau Kampung Tangguh di Desa Sukoanyar, karena adanya Tamu dari Jakarta sehingga tidak bisa datang.
b. Desa Sukoanyar ini adalah Desa yang merah pertama kali, selain beberapa desa lainnya.
c. Penyematan Desa Tanggap Covid-19 kita melihat progres.
d. Desa Sukoanyar, sampai saat ini belum ada konfirmasi penambahan covid-19.
e. Dengan harapan disiplin, kerjasama antar warga, kepedulian warga, penyiapan-penyiapan ruang kesehatan, pangan dll.
f. Berharap Lamongan tetap tangguh dalam menghadapi Covid-19.
Penyampaian H. Fadeli, S.H., M.M. (Bupati Lamongan), yang intinya :
a. Desa ini kita jadikan desa percontohan, desa Tangguh dan desa tangguh ini ada 4 yaitu Desa Sukoanyar, Desa Mayong, Desa Surabayan dan Desa Blimbing.
b. Malam ini ada tambahan pasien positif di Kembangbahu, Ybs bekerja di RS Unair.
c. Ucapan terima kasih kepada masyarakat Lamongan dan Desa Sukoanyar, perkembangan saat ini Lamongan 89 positif, 21 sembuh, 14 meninggal dunia, berdasarkan penilaian kita, Desa Sukoanyar kita jadikan percontohan, dari 4 orang yang positif, 1 orang sembuh dan satu orang lagi dalam penyembuhan.
d. Terima kasih kepada Desa Sukoanyar yang sudah menyiapkan semua, mulai dari ruang Isolasi, ganti baju, ruang kesehatan, pengecekan keluar masuk warga, selalu cuci tangan dengan sabun, jaga jarak dan selalu phisycal distancing.
e. Pembangunan rumah sakit isolasi sudah mencapai 98 % fisiknya, selanjutnya setelah selesai fisiknya tinggal mengisi perlengkapannya.
f. Pemerintah sudah mulai mengendorkan yaitu New Normal, namun tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu masker, cuci tangan dan jaga jarak.
g. Berharap new normal dari pemerintah dapat berjalan dengan, dengan persatuan dapat kita lakukan bersama.
h. Ucapan terima kasih kepada dokter dan perawat atas kerja kerasnya dan perjuangan.
Penyampaian Letkol Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.Han.(Dandim 0812/Lamongan), yang intinya :
a. Kami semua yang hadir disini bangga kepada masyarakat Desa Sukoanyar menjadi Desa Percontohan, tapi Jawa Timur menempati peringkat ke 2 kasus positif covid-19 terbanyak setelah DKI Jakarta.
b. Kita semua menjadi Garda terdepan untuk covid-19, amankan diri masing-masing.
c. Kita tetap waspada terhadap masyarakat dari luar desa ini, karena Desa ini merupakan perlintasan.
d. Jaga kesehatan, imun dan tetap berdo’a dan kita ada program khotmil quran dan do’a bersama, berharap dengan kegiatan ini kita semua dijauhkan dari Covid-19.
e. Berpesan agar tidak menjauhi warga yang positif corona, bahwa warga yang sudah sembuh dari Covid berdasarkan penelitian dari RSPAD, darahnya dapat digunakan untuk penyembuhan bagian pasien positif.
f. Tetap disiplin dan patuhi protokol kesehatan.
Penyampaian dari dr. Taufik Hidayat (Kadin Kesehatan Kab. Lamongan), yang intinya :
a. Mengingatkan agar tidak stres terhadap covid dan tidak takut dengan covid bila mentaati protokol kesehatan yaitu pakai masker, jaga jarak dan tidak berkerumun.
b. Saling mengingatkan, saling melindungi dan tetap mentaati protokol kesehatan.
c. Orang sudah sembuh corona akan memiliki kekebalan, darahnya bisa diambil untuk pengobatan bagi pasien covid.
d. Mengingatkan agar tidak menjauhi bagi warga bergejala corona, bantu warga yang diisolasi.
e. Bahwa bila ada pasien positif yang meninggal, jenazah tidak akan menularkan covid lagi.
f. Berharap kita program dari pemerintah terkait New Normal dapat terlaksana, oleh karenanya perlu bantuan kerjasama dari semua masyarakat.
Catatan.
1. Bahwa kegiatan peninjauan Bupati Lamongan beserta rombongan dalam rangka melakukan pengecekan secara langsung Kampung Tangguh Desa Tanggap Covid-19 Desa Sukoanyar Kec. Turi Kab. Lamongan, yang sedianya akan dihadiri oleh Kapolda Jatim, namun dikarenakan adanya kepentingan dinas, Kapolda Jatim belum bisa hadir.
2. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan sosialisasi kepada warga masyarakat yang diwakili oleh para tokoh terkait pengendoran dari Pemerintah yaitu New Normal, yang nantinya untuk disampaikan kepada masyarakat, dimana New Normal dengan tetap mengindahkan prorokol kesehatan.
Dok/humas kodim lamongan
Reporter:(Andikprastyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here