Dooor…!! Dua Pencuri Spesialis Rumah Kosong Terjungkal Ditembus Timah Panas Polisi

0
373
SURABAYA, SELASA (21/04/2020) SINARPOS.CO.ID – Dua pencuri spesialis rumah kosong (Rumsong) keok tak bernyali saat dibekuk Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, dari salah satu pelaku dihadiahi timah panas lantaran saat dilakukan penangkapan berusaha melarikan diri.
Diketahui dari kedua pelaku yakni inisial AD (39), warga Desa Sempur Kaler, Bogor dan AK (23), warga Desa Wedang, Kec. Ngasem, Kab. Bojonegoro. Keduanya beraksi di 4 TKP diwilayah hukum Polrestabes Surabaya. Mulai dari bulan Januari hingga April 2020.
Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Riski Wicaksono mengatakan, dari salah satu pelaku merupakan residivis dan pernah ditahan dua kali dengan kasus yang sama.
“Modusnya, pelaku berkeliling mencari sasaran rumah dengan keadaan yang kosong ditinggal penghuninya, selanjutnya pelaku memanjat melalui pagar, setelah pelaku berhasil masuk, pelaku langsung menggasak barang berharga milik korbannya,” kata Arief.
Lebih lanjutnya Arief juga menjelaskan, setelah Anggota dilapangan melakukan penyelidikan dan mencari tau tentang keberadaannya.
“Alhasil, pelaku dapat kami ringkus di Bojonegoro dan ketika salah satu pelaku mencoba melarikan diri, Anggota kami terpaksa lakukan tindakan tegas terukur mengenai salah satu kaki pelaku,” terang Arief.
Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Iptu Arief Riski Wicaksono menanambahkan, hasil dari penangkapan kedua pelaku yang berhasil disita yakni 1 (satu) buah Jam Tangan, 1 (satu) perekam CCTV, 2 (dua) buah Handphone merk Samsung dan Black Barry, 1 (satu) potong celana kain biru, 1 (satu) potong kaos oblong warna biru, 1 (satu) buah Laptop, 1 (satu) buah tas cangklong warna hitam, 1 (satu) buah gembok pagar, 1 (satu) buah STNK mobil Honda Brio, 1 (satu) plat nomor mobil L -1310- AL, 1 (satu) Unit mobil Honda Jazz Nopol L -1131- HU dan 1 (satu) Unit sepeda motor Honda Vario hitam nopol S -4357- PX sebagai sarana pelaku.
“Guna mempertanggungkan atas perbuatannya kedua pelaku akan kami jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama – lamanya 7 tahun Penjara,” pungkas Arief. (Rosi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here