Polres Bangkalan Live Streaming, Ungkap Kasus Pembunuhan Dan Curanmor

0
267
BANGKALAN, MADURA, JAWA TIMUR, SABTU (18/04/2020) SINARPOS.CO.ID – Polres Bangkalan merilis ungkap kasus pembunuhan dan curanmor di wilayah Kab. Bangkalan, mengingat situasi pandemi (Covid-19), pers rilisnya dilakukan dengan cara melalui live streaming yang di unggah langsung di IG dan Facebook maupun Instagram humas Polres Bangkalan, pada Jum’at (17/04/2020) sore.
Penuturan Kapolres Bangkalan AKBP. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., kasus pembunuhan yang menimpa Hosen warga Tanjung Bumi yang dilakukan oleh tersangka inisial M warga Dusun Bandang Dajah Kec. Tanjung Bumi ditengarai motif rasa jengkel dengan korban.
“Tersangka dan korban merupakan tetangga sekampung, Tersangka kesal kepada korban lantaran istri tersangka selingkuh sama korban, dan pada akhirnya punya keniatan untuk membunuh korban,” tuturnya.
Dari hasil penangkapannya. Petugas berhasil menyita barang bukti sebuah Celurit sebagai sarana untuk membunuh korban, dua buah Sarung, handuk, satu pasang sandal dan satu buah jaket.
Lanjut Rama, pihaknya akan melakukan pengembangan tentang kasus pembunuhan tersebut.
“Dari hasil rekontruksi, luka yang dialami oleh korban ada kejanggalan, artinya lebih dari satu orang maka kami akan dalami kasus ini untuk keterlibatan tersangka lainnya,” tandasnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga ungkap kasus Curanmor dan berhasil mengamankan 4 tersangka dari 8 Tempat Kejadian Perkara (TKP), dari para tersangka dua diantaranya merupakan sindikat.
“Dua tersangka yang merupakan sindikat Curanmor yakni inisial AS (23), dan MS (17), keduanya sempat diamankan oleh warga di Desa Modung, Kec. Kokop dan hasil dari pengembangannya kami juga menangkap satu tersangka lagi, dengan barang bukti 3 unit termasuk satu kendaraan tersangka sebagai sarana,” ungkap Rama.
Masih kata Rama, tersangka inisial SA (50), warga Pangeranan, ia melakukan aksi pencurian di Pangeranan, Kab. Bangkalan pada (07/03/2020).
“Pada waktu dilakukan penangkapan oleh Petugas, tersangka melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri, sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak mengenai kaki tersangka,” jelas Rama.
Rama menambahkan, tersangka yang terakhir atas nama MR (29), warga Kampung Jajurang, Desa Katentang, Kec. Kwanyar, Kab. Bangkalan, ia juga melakukan aksi pencurian di Kamal pada (07/03/2020), dengan berupa barang bukti sepeda motor Vixon.
“Untuk mempertanggungkan atas perbuatan para tersangka Curanmor kami akan jerat dengan pasal 363 KUHP,” pungkas Rama. (Rosi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here