DPRD Kab. Pasuruan Dorong Percepatan Pencairan Anggaran 77 M, Untuk Penanganan Covid 19

0
96
Pasuruan , SINAR POS –Dengan bertambahnya 10 pasien yang terpapar covid -19 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan, memanggil gugus tugas covid-19 dan  tidak mau di bilang membiarkan merebaknya virus corona,meski menyetujui pengajuan anggaran penangganan Covid-19 senilai Rp 77 Miliar di Kabupaten Pasuruan, namun wakil rakyat ini tetap mempelototi atau mengawasi kinerja Satgas Covid-19.
“Dewan minta pemaparan serta perencanaan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan seperti apa implementasinya,”ujar Joko Cahyono, anggota Pansus DPRD Kabupaten Pasuruan, yang juga politisi Nasdem itu dalam musyawarah bersama Satgas Covid-19 di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan.
“Satgas Covid 19 harus segera bergerak cepat menangani wabah ini,Kabupaten Pasuruan harus secepatnya terbebas dari corona virus setelah berubahnya zona dari hijau menjadi merah,terus terang saya prihatin dengan hal ini.
Anggaran harus segera disalurkan setiap kelurahan atau desa untuk penanganan penyebaran virus mematikan ini, Hal yang terpenting harus segera terealisasi. Jangan sampai ngendok di atas, masyarakat di bawah sudah panik,”ujarnya.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi mengatakan, dampak Covid-19 ini sangat komplek sekali baik secara psikologis maupun perekonomian masyarakat. Satgas gugus tugas Covid 19 harus segera bertindak cepat, dan tepat. “Agar masyarakat tidak panik serta tidak ada lagi  jumlah pasien yang terpapar virus corona,program bantuan terdampak corona seperti sembako harus segera didistribusikan ke bawah,”cetusnya.
Sekda Kabupaten Pasuruan Agus Sutiadji menjelaskan, ada 30 lebih portabel dibagikan. Terkait anggaran Rp 77 miliar, pihaknya tidak akan berpatokan di situ. Artinya, bisa bertambah dengan refocusing tahap dua, apabila penanganan Covid-19 dirasa belum selesai. “Saat ini kita siapkan Rp 20 miliar dalam bentuk sembako akan diberikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19,” jelasnya.
Agus menambahkan percepatan pencairan DD dan ADD juga sangat penting untuk membantu dalam percepatan pemberantasan covid-19 hal itu mengacu pada peraturan mentri desa yang baru ini di revesi tahun 2020 tentang penggunaan dana desa di karenakan adanya bencana nasional,” dana desa 25-30% boleh di buat untuk penanganan Parcepatan pemberantasan covid-19 terangnya.
Menyinggung tentang keselamatan serta kesejahtraan tenaga medis di akan memprioritaskan.di tambakan ketersediaan bahan pangan, Agus mengunkapkan,”cukup sampai bulan Oktober 2020,kita sudah berkoordinasi dengan bulog, pasokan sembako aman,” pungkasnya. (Md)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here