CV. Mansurin Barokah Pasang Papan Ijin Operasional di Lahan Galian C, Desa Satak, Puncu

0
113
KEDIRI, SINARPOS.CO.ID Salah satu pengusaha bidang mineral dan bebatuan CV. Mansurin Barokah yang bergerak dibidang eksplorasi mineral dan bebatuan atau lebih dikenal istilahnya galian C, akan melakukan kegiatanya diarea lokasi tambang.
Berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor; P2T/58/15.19/I/2017 Tentang persetujuan WIUP atas nama CV. Mansurin Berolah, dan keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor P2T/79/15.02/IX/2017 Tentang (IUP) Operasi Produksi atas nama CV Mansurin Barokah.
Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk bisa ikut menyongsong dan mensukseskan program strategis nasional (PSN) pembangunan bandara di wilayah Kediri barat. Dalam hal ini manajer operasional telah memasang papan ijin operasional dilokasi lahan tambang pada hari Jumat siang, (10/04) yang terletak di Desa Satak, Kecamatan Puncu.
Manajer operasional CV. Mansurin Barokah Eko Cahyono dalam kesempatan ini menyampaikan, bahwa nanti pihaknya akan tetap bersinergi dengan para penambang tradisional atau manual. Eko mengatakan
,”Kami sebagai pelaksana atau manajer operasional akan bersinergi dengan para penambang tradisional atau manual, mereka akan bisa bekerja seperti biasanya, hasilnya tetap dibeli dan ditampung sesuai dengan harga mereka. Pihak perusahaan akan merangkul, memfasilitasi bahkan memberikan perlindungan pada mereka semua, para pekerja tambang tradisional maupun sopir truknya.
Dalam hal ini mereka akan kami data, dan didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.
Masih menurut Eko, selain akan membuat stockpell di sekitar lahan juga akan memperbaiki serta memperluas akses jalan keluar masuk areal pertambangan. Dalam hal ini Eko mengatakan
,”Kami akan membuat stockpell untuk menampung semua hasil tambang ini kurang lebih jarak 2 km dari area ini, juga akan memperluas jalan hal ini untuk semakin memudahkan akses keluar masuk kendaraan yang akan mengangkut material”, tuturnya.
Sebagai sebuah perusahaan pihaknya akan tetap memberikan perhatian, kepedulian pada masyarakat sekitarnya. Coorporate Social Responbility (CSR) ini nantinya akan diberikan untuk masyarakat di 3 desa, yaitu Desa Satak, Sepawon dan Trisulo (Leh/yok).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here