Kurangi Dampak Sosial Covid-19, Pemkab Kediri Salurkan 2000 Ton Beras

0
62
KEDIRI,SINAR POS – Dampak pandemi Covid – 19 telah memukul berbagai sektor usaha, masalah sosial pun mulai bermunculan, karena itu untuk mengurangi dampak sosial di Kabupaten Kediri, Pemkab Kediri secara bertahap akan menyalurkan kurang lebih 2000 ton beras. Sasaran utama distribusi bahan pokok ini, adalah mereka yang bekerja di sektor informal.
“Warga masyarakat yang bekerja di sektor informal, berprofesi sebagai tukang becak, ojek pengkolan di pasar, pedagang di tempat wisata, di pusat pertokoan, pedagang makanan dan profesi lainnya yang biasa bersentuhan dengan jasa masyarakat banyak, dengan kondisi Pandemi Covid-19 seperti ini akhirnya pendapatan mereka berkurang drastis, bahkan berhenti,” kata Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno, melalui siaran persnya, usai menggelar Rapat Koordinasi bersama Gugus Tugas Penanganan Covid – 19 Kabupaten Kediri dan seluruh camat, di Kabupaten Kediri, Jumat (3/4/2020).
Menurut Haryanti, dampak pandemi Covid -19 di Kabupaten Kediri sudah menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Kebijakan social dan physical distancing untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid – 19 ini, juga mengakibatkan munculnya berbagai permasalahan sosial. Di tengah upaya dalam menangani Pandemi ini, Pemkab Kediri juga membuat kebijakan terkait pengamanan sosial dengan berupaya memberikan bantuan terhadap warganya.
“Di tengah upaya Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah dalam memerangi penyebaran virus Corona di masyarakat, maka kini muncul masalah lain yang tak kalah pentingnya, permasalahan sosial dan ekonomi warga,” katanya.
Menyikapi hal tersebut, Bupati Kediri mengambil kebijakan untuk  memberikan bantuan berupa beras kepada masyarakat yg paling terdampak karena situasi ini. Dalam rapat koordinasi yg melibatkan Gugus Tugas Penanganan Covid – 19 Kab Kediri dan seluruh camat, Haryanti menginstruksikan, supaya segera diselesaikan terkait kecukupan data calon penerima bantuan supaya segera bisa direalisasikan.
“Dalam rakor ini, kamipun menyampaikan akan memberikan stimulus terutama kepada umkm supaya bisa berjalan lagi kegiatannya setelah situasi ini kembali normal,” katanya.
Lebih lanjut, bantuan beras tersebut, selain sesuai dengan keputusan Menteri Sosial untuk menggunakan cadangan beras pemerintah, juga berasal dari alokasi anggaran utk penanganan Pandemi Covid-19. Selain itu ada juga yg bersumber dari Baznas Kabupaten Kediri, serta sumbangan yang dikumpulkan dari seluruh satker di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri.
“Saat ini, pada tahap finalisasi data calon penerima bantuan dan diupayakan penyalurannya dapat dilakukan sesegera mungkin. Yang sudah tersedia 100 ton dari Bulog dan 50 ton dari Baznas. Lalu, pada hari ini tadi diserahkan untuk Kecamatan Semen dan Mojo,” katanya. (AD/KOM/LH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here