Upaya Pencegahaan Virus Corona COVID 19 di Kota Blitar

0
196
Blitar, Sinar Pos – Berbagai upaya dalam pencegahaan virus corona COVID – 19 sudah dilakukan oleh Pemerintah kota Blitar. Mulai dari mencuci tangan yang bersih, menggunakan masker, tidak bersalaman sementara dan menghindar dari tempat ramai. Upaya tersebut sudah dilakukan dengan tujuan mencegah rantai penularan virus corona.
Kepala Dinas Penanaman modal, Tenaga Kerja Dan PTSP, Suharyono, SH ketika ditemui Sinar Pos mengatakan beberapa kegiatan yang di larang selama virus corona masih mewabah di Indonesia diantaranya ; pertemuan sosial , budaya, keagamaan, Seminar, loka karya, sarasehan dan kegiatan sejenisnya.
Kemudian konser musik, festifal, bazar, pameran hingga resepsi pernikahan, kegiatan olah raga, kegiatan kesenian, hiburan, unjuk rasa, pawai dan karnaval. ” Jika ada kegiatan atau keramaian di bubarkan Satpol PP atau Kepolisian itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid – 19 ,” Ungkapnya.
Banyak dampak yang ditimbulkan dari tersebarnya virus COVID – 19 ini. Pada pelaksanaan sholat Jum’at di Masjid Agung Kota Blitar , tanggal 27 Maret 2020 , takmir Masjid tertua di kota Blitar menghimbau para jamaah sholat Jum’at agar mentaati protokol kesehatan dari pemerintah. Para jamaah dihimbau untuk membawa sajadah sendiri dan menjaga jarak sholat minimal 1 ( satu ) meter dengan jama’ah disampingnya. Para jama’ah dihimbau untuk tidak berjabat tangan atau salaman setelah melakukan sholat dengan jama’ah disampingnya. Para jama’ah dihimbau memakai masker dan para jama’ah sholat Jum’at masjid agung kota Blitar yang sedang sakit batuk, pilek dan panas dihimbau untuk sholat di rumah terlebih dahulu.
Salah satu upaya Pemkot Blitar dalam meminimalisir
penyebaran virus corona adalah menerapkan belajar di rumah, terhitung mulai tanggal 16 Maret 2020 sampai dengan 29 Maret 2020. Sedangkan untuk lingkungan lembaga pendidikan pondok pesantren dihimbau tetap menjaga pola hidup bersih sehat ( PHBS). Sedangkan proses belajar mengajar diserahkan sepenuhnya kepada pimpinan pondok pesantren.
Seluruh warga kota Blitar untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih Sehat ( PHBS) yaitu dengan Cuci Tangan Pakai Sabun ( CTPS), meningkatkan kesehatan lingkungan dengan melaksanakan kegiatan kerja bakti di lingkungan sekitar dan melakukan penyemprotan disinfektan. Warga kota Blitar diharapkan dapat menjaga diri dari potensi tertular Covid – 19 dengan menerapkan Social Distancing ( menjaga jarak ) sedikitnya 1 ( satu ) meter, mengucapkan salam dengan tidak berjabat tangan atau bersentuh tangan, memperhatikan kebersihan tangan dengan mencuci tangan metode 6 ( enam ) langkah sesering mungkin, mengurangi frekuensi menyentuh mata, hidung dan mulut serta apabila mengalami demam dan batuk menggunakan masker dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
Plt Wali kota Blitar , Drs . Santoso, M.Pd ketika ditemui wartawan Sinar Pos di ruang kerjanya berharap seluruh pelayanan publik Pemerintah Kota Blitar beroperasi seperti biasa dengan tetap memperhatikan upaya pencegahan penyebaran Covid – 19 dan mensosialisasikan kepada masyarakat pelayanan dilakukan secara online.
Masyarakat kota Blitar dihimbau tetap tenang , tidak perlu panik atau melakukan aksi borong kebutuhan sembako, obat – obatan dan tidak terpengaruh atas beredarnya informasi hoak yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenaranya. ” Kami berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah, Instansi Vertikal, Perguruan Tinggi , BUMN/ BUMD, Pondok Pesantren , Camat dan lurah untuk menindak lanjuti himbauan Plt Wali Kota Blitar sesuai tugas dan fungsinya masing – masing , ” Jelasnya.( Har)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here