Dinas Peternakan Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan Gelar Sosialisasi Kopetensi Petugas Inseminasi Buatan

0
134

Pasuruan-Sinar Pos

Pemkab Pasuruan melalui Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan terus mengoptimalkan kesejahtraan peternak sapi dengan melakukan sosialisasi Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik sapi,dengan memberikan edukasi kepada petugas Inseminasi di tiap-tiap KUDĀ  selama Satu minggu,terbukti banyaknya petugas dan anggota-anggota KUD yang mengikut edukasi Inseminasi buatan tersebut.

“Para peternak sapi di Kabupaten Pasuruan melalui Lima Koperasi Unit Desa (KUD) tidak repot lagi melakukan pengawinan sapi betinanya dengan sapi jantan untuk dikembang biakan,” kata kepala bidang produksi Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan Ir Ari Widodo, Senin (23/3/2020)

Dia mengatakan para peternak sapi tidak perlu lagi mencari bibit pejantan unggul apabila ingin mengembangkan ternaknya, mereka hanya cukup menghubungi petugas IB atau Inseminator terdekat yang sudah di beri kopetensi khusus untuk perkembang biakan sapi di wilayahnya maka hewan ternaknya akan mendapatkan Inseminasi.

Sosialisasi kopetensi kepada petugas Iseminisasi dan evaluasi IB,Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Peternakan Dan Ketahanan Pangan bekerja sama dengan KUD di masing-masing wilayah siap memberikan informasi terkait kegiatan IB tentang operasional pelaksanaan inseminasi buatan.

Selain melakukan sosialisasi juga dilakukan pemeriksaan kebuntingan hewan ternak sapi oleh asisten teknis reproduksi.

Dia menjelaskan inseminasi buatan atau dengan istilah lain kawin suntik adalah pemasukan cairan semen pada sapi jantan kedalam saluran kelamin betina dengan menggunakan alat yang biasa disebut IB GUN, sehingga dengan demikian sapi betina akan bunting.

Dalam pelaksanaan IB disediakan semen beku berkualitas dari beberapa jenis pejantan unggul di antaranya semen sapi Brahman, Simental, PO, Limosin, dan Bali.

“Bagi peternak yang ingin hewan ternaknya mengikuti IB tidak perlu takut, karena petugas IB telah memiliki kualitas dan kompetensi yang sudah diakui di tingkat Propinsi Jawa Timur. Selain itu, untuk IB di Kabupaten Pasuruan tidak dipungut biaya karena biaya tersebut sudah ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Peternakan dan ketahanan Pangan,” Pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here