Dalam 2 Bulan Polres Tanjung Perak Tangkap 72 Tersangka Dan Berhasil Sita 30 Kg Sabu

1
381

SURABAYA, JUM’AT (20/03/2020) SINARPOS.CO.ID – Kepolisian Resort Pelabuhan Tanjung Perak ungkap kasus tindak pidana narkoba dan 3C (Curat, Curas dan Curanmor) di halaman Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Jalan Kalianget No.1 Surabaya (19/03/2020) pagi.

Pihaknya memamerkan 72 orang tersangka dalam pengungkapan kasus selama bulan Januari sampai akhir Februari dan berhasil menyita barang bukti (BB) sebanyak 30 Kg Sabu – Sabu.

Pengungkapan kasus tindak pidana narkoba jaringan Internasional Malaysia – Indonesia ini dipimpin langsung Irwasda Polda Jatim Kombes Pol Setiyono, S.I.K., M.Hum.

Pemusnahan untuk barang bukti narkoba jenis sabu seberat 30 Kg dan 37 gram Ganja serta 20 Extasy ini dilakukan dengan cara dibakar dengan mesin pembakar. Bukan itu saja, sebelum pemusnahan barang bukti sabu sebanyak 30 Kg agar tidak menimbulkan prasangka buruk dipilih secara acak sabu-sabu yang akan diuji keasliannya.

Irwasda Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum. didampingi Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP. Ganis Setyaningrum S.Si., M.H., mengatakan, barang bukti (BB) 30 Kg sabu – sabu ini merupakan kerja keras anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan jajarannya.

“Rinciannya, 1 (satu) gram sabu bisa di konsumsi sebanyak 15 orang, jadi kalau 30 Kg berarti kita sudah menyelamatkan 450 ribu orang,” ucap Awi.

Kemudian dari ke 72 orang tersangka juga merupakan kerja keras anggota dalam bulan Januari sampai dengan bulan Maret mengungkap kasus 3C (curat, curas dan curanmor).

Menurutnya, dari penangkapan ke 72 orang tersangka terbagi menjadi 52 orang tersangka dengan kasus penyalah gunaan narkoba sebagian merupakan jaringan Sokobanah, Sampang, Madura Jawatimur dan 20 orang tersangka merupakan pelaku 3C.

“Dan yang paling menonjol dari 20 orang tersangka 3C, 5 (lima) di antranya adalah pelaku penggelapan kontainer dengan modus bajing loncat yang merugikan korbannya senilai 1,5 milliard,” tandasnya.

Awi juga menambahkan, dari kasus penggelapan kontainer yang berisikan bola lampu, pelaku utama masih dalam pengejaran (DPO).

“Dari ke 5 (lima) pelaku akan terjerat dengan pasal 363 dengan ancaman 5 tahun penjaran, pungkas Awi. (Rosi)

1 KOMENTAR

  1. Jangan sia-sia kan masa muda mu untuk hal yang tidak perlu, kunjungi qqharian,club Dan kamu hanya perlu bermain game untuk menangkan hadiah puluhan juta rupiah, tertarik untuk bergabung? Kunjungi situs nya sekarang juga. Untuk info lebih lanjut bisa hub cs kami di livechat/Wa : +6287886603026 | Line : qqharian tinggal Join Disini 🥳🥳🥳😍🥰😘😘

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here