Rakor Pelaksanaan Sikomandan dan Intan Selaksa.

0
65

Surabaya Sinar Pos – Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur (jatim) menggelar rapat koordinasi pelaksanaan Sikomandan dan Intan selaksa di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya Senen dan Selasa (9-10/3/20).

Kadis Peternakan Jatim, Drh Wemmi Niamawati, MM, dalam pidatonya mengatakan, ucapan Terima kasih kepada Direktorat Jenderal peternakan dan kesehatan hewan yang telah menjadikan Jawa Timur sebagai sentra pembangunan peternakan nasional melalui kegiatan khusus, yaitu upaya khusus sapi indukan wajib bunting yang dimulai tahun 2017 sampai tahun 2019 dan dilanjutkan pada tahun 2020 ini adalah si komandan.

Komandan ini sapi kerbau komoditas andalan negeri pada tahun 2020. Alhamdulillah kemarin sudah dilaunching di tingkat nasional dan nanti khususon untuk Jawa Timur juga akan mengikuti launching di tingkat provinsi Jatim.

Kita mengawali untuk si komandan adalah rapat koordinasi untuk pelaksanaan tahun 2020. Ibu yang kami hormati, perlu diketahui bahwa kontribusi Jawa Timur terhadap target nasional yaitu melalui teknologi inseminasi buatan mampu memberikan pelayanan kawin suntik. Setiap tahunnya sebesar 43% atau 1,3 juta ekor dan Jawa Timur Dalam pelaksanaannya merealisasikan sebanyak 1,6 juta ekor.

Merupakan kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dari kami kepala dinas kabupaten kota se-jawa Timur dan motifnya dan juga Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur yang saya hormati, selama 3 tahun ini pelaksanaan upsus di provinsi Jawa Timur mendapatkan nilai tambah. Bapak ketua komisi atau bapak direktur kesehatan hewan Bapak Ibu sekalian 3 tahun ini untuk memberikan kontribusi sebesar 25 Triliun Rupiah itu dari kelahiran paket 3 tahun ini 3,1 juta ekor dengan nilai tambah atau setara 24,9 triliun apabila pedet nya itu dikalikan dengan harga nya sebesar 8 juta itu dari kelahiran, Kemudian yang kedua adalah pupuk organik pupuk organik dari kotoran sapi itu 48. 000 ton dengan nilai tambah 143 miliar rupiah dari 1 kotoran sapi per ekor 20 sampai 30 kg untuk menjadi pupuk organik 2010 kg. Dari 30 tadi dikalikan dengan anakan sapi selama 3 tahun kemudian nilai tambahnya juga adalah biogas biogas dari kotoran ternak itu 175. 000 kg nilai tambahnya satu miliar Jadi Bapak Ibu sekalian inilah yang perlu Bapak Ibu tunjukkan kepada pemerintah daerah kabupaten dan kota, kepada Bapak Bupati, walikota dan juga Alhamdulillah hari ini Saya tunjukkan kepada bapak ketua komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur kalau sudah biasa kita kinerja selama didanai pelaksanaan APBD tahun 2019 kita hiring setiap 3 bulan kita hiring kinerja nya apa yang dihasilkan oleh peternakan dan hari ini saya sampaikan kepada bapak ketua bahwa Si Komo Si upsus siwab ini Bapak, yaitu upaya khusus sapi indukan wajib bunting dari sapi indukan itu.

Bapak harus dan wajib bunting dengan melalui berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pusat Dinas Peternakan provinsi dan kabupaten yaitu melalui pengendalian betina produktif, dari sapi betina tidak boleh dipotong jadi mohon supaya rekan-rekan kami kepala dinas yang baru bergabung kita sudah berkurang setiap program dan kegiatan strategis saya akan terus berkoordinasi dengan bapak ibu kabupaten kota se-jawa Timur. Dalam membangun peternakan di kabupaten kota Provinsi Jawa Timur Kemudian 25 dari yang tadi Pak itu sudah diakses oleh satu dua juta peternak.

Bapak dengan jumlah ternak 1,2 ekor ternak jadi ada beberapa sumber daya manusia yang kita optimalkan di dalam melaksanakan si Komandan ini namanya medik veteriner paramedik inseminasi buatan pemeriksaan kebuntingan dan juga melalui pelaporan Pak Zaki, pelaporan ini adalah By name by address dan istrinya di ketahui dan apa melalui sistem informasi kesehatan hewan nasional. Pelaporannya itu melalui isi jadi Sudah dilatih semua itu, baik para medik veteriner paramedik dan juga petugas IP dan PKB ini sudah dilatih dalam memberikan pelaporan melalui sistem informasi kesehatan hewan nasional atau isi kenal bila tidak ada Print out-nya, laporan Bapak, maka keuangan tidak akan membayar temen-temen ini. Jadi terlihat dari pada sistem pelaporan nomor 3 tahun 2019 untuk Jawa Timur tidak usah lama-lama.

Bapak direktur kesehatan hewan 1 tahun sudah terselesaikan mudah-mudahan Bapak Ibu sekalian yang kami hormati pertama ini juga kami sampaikan pelaksanaan upsus siwab dan Intan selaksa di Jawa Timur pada tahun 2019 telah mendapat beberapa apresiasi atau penghargaan dari pihak eksternal yang pertama adalah inovasi Intan selaksa masuk di dalam top 25 urutan keenam lomba public yaitu kompetisi inovasi pelayanan publik yang diserang oleh biro organisasi Pemprov Jawa Timur, ini kami bersama dengan rekan kami Bapak kasus pemerasan kemudian Probolinggo Lamongan inovatif untuk contoh pelaksanaan peternakan Kemudian yang kedua, mudah-mudahan dari kabupaten yang lain juga masuk di dalam pabrik. Yang kedua inovasi Intan Selaksa masuk dalam 10 besar nasional penilaian penghargaan pembangunan Daerah atau DPD yang diselenggarakan oleh badan perencanaan pembangunan nasional, nanti akan dilaksanakan penilaian lapangan untuk menentukan tiga besar, kemudian yang ketiga inovasi Intan selaksa juga menjadi nominator lomba pelayanan publik tingkat nasional sebagai upaya menurunkan inflasi daerah yang diselenggarakan oleh tim pengendali inflasi daerah Bank Indonesia. Ke-4. Pemerintah provinsi Jawa Timur juga mendapatkan penghargaan dari bapak Menteri pertanian pada tahun 2019 sebagai provinsi dengan jumlah akseptor terbanyak di Indonesia untuk mendukung pelaksanaan upsus siwab itu melaksanakan kontes ternak, di Sidoarjo terjadi dalam waktu seminggu. indah dari disuruh pindah oleh pak menteri ke Puspa Agro Park, kami juga menyuarakan untuk teman-teman kepala dinas kabupaten kota se-jawa Timur dapat juga untuk membinamenteri, kepada Bapak Ibu Kepala Dinas bahwa saya juga menyuarakan ibu kepada bapak Menteri Pertanian Republik Indonesia, bahwa medik veteriner paramedik veteriner wastukan wasbitnak masuk di dalam usaha tani yaitu komando strategis pengembangan pertanian di tingkat kecamatan. Bapak menteri langsung saya suara kan. Bapak direktur supaya terlihat di tingkat kecamatan itu tugasnya sangat luar biasa, yaitu melakukan penyidikan penyakit di tingkat kecamatan, kemudian jaminan kesehatan hewan melalui software, kemudian produk hewan, kemudian konsultasi dan juga saya tugas untuk pembinaan pada kelompok tuturnya (Nwi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here