CEGAH CORONA, PEMKAB LAMONGAN CANANGKAN JUMAT SEBAGAI HARI MINUM TOGA

0
72

FOTO: BUPATI LAMONGAN FADELI SAAT MINUM JAMU TRADISIONAL(KAMIS-05-03-2020).

LAMONGAN|SINARPOS.CO.ID-Pemkab Lamongan melalui Dinas Kesehatan mengajak masyarakat Lamongan untuk rajin minum ramuan tradisional guna menangkal coronavirus dessease 2019.

“Mari budayakan minum ramuan toga (tanaman obat keluarga) untuk menangkal virus Corona. Dan hari jumat sebagai Hari Minum Toga, sesuai arahan Bupati,” Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, dr Taufik Hidayat, Kamis (5/3/2020).

Instruksi Jumat sebagai Hari Minum Toga (HMT) disampaikan kepada seluruh kantor untuk minum jamu bersama-sama seluruh staf, usai berolah raga.

“Usai melakukan Gowes Bareng Masyarakat Lamongan, selalu diakhiri dengan minum jamu bersama. Setelah Gowes juga dijelaskan khasiat berbagai macam Toga yang belum dikenal masyarakat,” ujar Taufik.

Taufik menyatakan, beberapa toga, seperti kunir, jahe, dan temulawak yang biasa disebut empon-empon ini merupakan sumber curcumin yang sudah biasa dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Curcumin berfungsi mencegah terjadinya badai sitokin di dalam paru-paru. Sitokin, merupakan respons imun terhadap adanya virus Corona.

“Merebaknya virus corona akhirnya menyadarkan masyarakat tentang pentingnya melestarikan kearifan lokal dengan minum jamu,” jelas Taufik.

Infeksi virus Corona yang mengenai paru-paru, dengan risiko lebih tinggi dibandingkan dengan yang hanya mengenai saluran pernafasan atas.

Maka adanya Toga menjadi angin segar bagi masyarakat Indonesia untuk menangkalnya dan banyak memgandung Zat curcumin yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

“Pemerintah Kabupaten Lamongan memiliki komitmen yang tinggi untuk mengembangkan Toga,” terangnya.

Komitmen untuk mengembangkan toga ini dibuktikan dengan terbentuk 57 kelompok Asuhan Mandiri (Asman) Toga dan akupresur, mulai 2019 hingga 2020 ini. Dan tahun 2019 Lamongan meraih Juara 2 Lomba Asman tingkat Provinsi Jawa Timur.

“Kelompok usaha kesehatan berbasis masyarakat ini merupakan kelompok masyarakat yang memanfaatkan toga dan akupresur untuk mengatasi gejala penyakit ringan dalam keluarga,” tutur Taufik.

Di samping itu, sekolah-sekolah di Lamongan juga diimbau untuk membentuk kelompok Asman.

“Dinas kesehatan mengundang siswa SMA/SMK se Kabupaten Lamongan melalui acara rumpi sehat untuk mencintai Toga,” pungkas Kepala Dinkes Lamongan(AND/PR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here