PUNCAK MUSIM PENGHUJAN, KONDISI JALAN KEC. BABAT SERING TERGENANG BANJIR

1
78

BABAT, LAMONGAN|SINARPOS.CO.ID – Puncak musim penghujan menjadikan PR bagi Dinas Pekerjaan Umum dan juga Dinas Pengairan untuk mengatasi problema di wilayah Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan.

Sebagaimana tadi malam, Selasa (03/03/2020), intensitas hujan yang cukup tinggi membuat jalan Gotong Royong Babat tergenang air sehingga berakibat menambah kemacetan yang terjadi, padahal dikondisi normal sudah cukup macet lantaran adanya truk besar parkir menurunkan muatan untuk toko-toko grosir yang berderet disepanjang jalan ini.

Sementara itu, kondisi pompa air pembuangan sendiri yang berada di desa Bedahan Kecamatan Babat mengalami penyumbatan karena sampah.

Menurut Kasupri dari dinas Sumber Daya Air (SDA) kecamatan Babat saat ditemui dilokasi, Rabu (04/03/2020), menyebutkan, kondisi pompa sebenarnya baik, akan tetapi karena banyaknya sampah yang dibuang sembarangan mengakibatkan ikut terhisap dan menyumbat mesin pompa.

“Sudah dari semalam, saya berupaya penuh bersama Bapak Kepala Desa Bedahan dan warga untuk membersihkan sampah dikali agar tidak ikut terhisap dan menyumbat mesin pompa”, terangnya.

Yuli selaku kepala desa Bedahan menambahkan, banjir diwilayah babat memang sebagaian besar karena permasalahan sampah yang dibuang sembarangan sehingga membuat pompa tersumbat.

“Saya berharap dan meminta kesadaran bagi masyarakat wilayah kecamatan Babat khususnya agar sama – sama menjaga kebersihan lingkungan kali atau sungai dari sampah sehingga saat musim hujan seperti ini tidak terjadi banjir”, harapnya.

Terlepas dari itu, kondisi jalan raya di jalan raya Babat – Lamongan depan klinik rawat inap YPPI – 1945 Babat sangat memprihatinkan akibat guyuran air hujan yang turun. Tampak aspal yang terkikis air dan menimbulkan lubang-lubang cukup dalam serta tergenang air hujan, sehingga kondisi ini cukup membahayakan bagi pengendara khususnya roda dua.

Para pengguna jalan mengharap agar dinas terkait segera bertindak cepat untuk memperbaiki kondisi ini sebelum timbul korban kecelakan yang bisa terjadi.
“Mau nyebrang aja susah, macet, ditambah jalannya rusak parah, jadi harus hati-hati biar gak terbalik”, ucap Parto tukang betor yang ingin mengantarkan penumpangnya ke rawat inap.(AND/PR)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here