AWAL 2020 ANGKA PERCERAIAN DI LAMONGAN TINGGI, FAKTOR EKONOMI MENDOMINASI

0
92

FOTO:BEGINILAH SUASANA RUANG TUNGGU DI KANTOR PENGADILAN AGAMA LAMONGAN. SENIN(02-03-2020).

LAMONGAN|SINARPOS.CO.ID – Angka perceraian di Kabupaten Lamongan pada awal tahun 2020 ini cukup tinggi. Pada Januari dan Februari saja, Pengadilan Agama (PA) Lamongan telah memutus sebanyak 172 kasus perceraian.

Berdasarkan keterangan dari Panitera Muda Hukum PA Lamongan, Mazir, jumlah kasus perceraian tersebut didominasi oleh cerai gugat. “Paling banyak di cerai gugat yakni 120 perkara dan sebanyak 52 perkara di cerai talak,” katanya, Senin (2/3/2020).

“angka perceraian di Kabupaten Lamongan adalah kondisi perekonomian yang cenderung lemah. Selain itu, Mazir juga menyebut bahwa perkara perceraian lebih banyak diajukan oleh masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan.

“Rata-rata masalah dasarnya adalah soal perekonomian,” tuturnya.

Untuk menekan angka perceraian, Mazir menegaskan jika pihaknya selalu mengutamakan dan memaksimalkan mediasi dalam penanganan perceraian.

Mazir menjelaskan, setiap pasangan suami istri yang mengajukan berkas perceraian ke PA Lamongan, akan lebih dulu diajak bermediasi untuk mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, selain perceraian.

“Kita tetap memfasilitasi supaya keluarganya tidak sampai cerai. Tetapi upaya itu tergantung juga pada kedua belah pihak,” kata Mazir, Panitera Muda Hukum PA Lamongan.(ZAMRONI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here