Tanggapan Anggota DPRD Tentang Jalan Kabupaten Rusak Parah

0
245

Pacitan_Sinarpos – Jalan merupakan akses utama bagi kelancaran perekonomian masyarakat di suatu wilayah, Jika jalur yang dilalui sulit dan banyak yang rusak, maka akan menghambat segala aktifitas baik bagi masyarakat juga para anak didik yang akan menimba ilmu di sekolah.

Seperti halnya jalan Kabupaten penghubung antara Desa Wonosidi dan Desa Ketro sepanjang 2 Kilo Meter yang mengalami rusak parah, serta jalan penghubung antar Kabupaten Pacitan-Ponorogo tepatnya di Dusun Ketro Desa Ketro Kaecamatan Tulakan.

Jalan rusak di kabupaten Pacitan ini harus memerlukan perhatian khusus, seperti di jalur penghubung antar Kecamatan, Desa serta antar Kabupaten perlu perbaikan, Pasalnya, masih banyak titik ruas jalan yang rusak bertahun-tahun dan sampai sekarang juga belum diperbaiki.

“Sebagai akses perekomian dan akses pendidikan atau sekolah perlu perhatian khusus dari pemerintah daerah, apa lagi jalur tersebut adalah jalan Kabupaten. Jadi jangan jalan yang sudah baik terus dikerjakan sedangkan jalan di wilayah pelosok di tunggu sampe rusak baru ada perhatian dari Pemkab,”ujar Rudi Handoko Anggota DPRD Pacitan dari Partai Demokrat Dapil VI Kecamatan Kebonagung dan Tulakan kepada sinarpos, Kamis (27/02/2020).

Lebih lanjut Politisi Partai Demokrat tersebut menambahkan, kerusakan jalan antar Kecamatan ataupun jalan Desa yang menjadi kewenangan Pemkab masih banyak, seperti jalan Penghubung Desa Wonosidi-Ketro sepanjang 2 Kilometer yang rusak parah, diharapkan agar dapat secepatnya diperbaiki setiap tahunnya

Disisi lain, Bejo salah satu tokoh masyarakat dusun ketro desa ketro mengatakan,”sejak 20 tahun jalan ini rusak belum pernah dilakukan perbaikan ataupun pengaspalan baru, sehingga kami sebagai masyarakat kecil sangat prihatin dengan kondisi jalan seperti ini”. Ucapnya

“Seperti jalan menuju PAUD, SDN 03 Ketro, SDN 05 Ketro ,SMP PGRI Ketro SMKN Tulakan dan jalur ke pasar montongan yang merupakan satu-satunya akses pendidikan dan perekonomian masyarakat yang harus di utamakan, Paling tidak kepada Dinas terkait khususnya Dinas PUPR sudah bisa melihat data kerusakan jalan wilayah yang menjadi tangung jawab Kabupaten. Sehingga ada pemerataan pembangunan, terkait dana bagaimana caranya disesuaikan dengan anggaran yang ada,”harap pria yang juga sebagai Ketua Bapemperda DPRD Pacitan

Pemkab harus ada keberanian mengganggarkan skala prioritas untuk membangunan dan pemeliharaan jalan kabupaten,terlebih yang menjadi ruas penghubung antar Desa,Kecamatan bahkan antar Kabupaten.

Lanjut Rudi ,”Memang sampai saat ini Jalan kabupaten masih banyak kondisinya baik, akan tetapi kondisi jalan kabupaten di wilayah pedesaan kondisinya sangat memprihatinkan, terutama jalan yg menghubungkan antar Desa,kecamatan dan anta kabupaten,”jelasnya
(Son/yud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here