Panit II Polsek Kenjeran Binluh Bahaya Narkoba di SMP Negeri 60 Surabaya

0
252

SURABAYA, SINARPOS.CO.ID – Tak hanya terjun dalam dunia pemberantas kejahatan Panit II Iptu Moch. Saiful Maulana Bahri S.Sos,. Julukan panglima pemberantas kejahatan (crime commander in chief) merupakan perwira yang berpangkat Inspektur Polisi Tingkat Satu (Iptu) di Polsek Kenjeran (Resort) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Dalam kegiatannya bersama Kanit Binmas Iptu Dwi Raharjo, Panit II Polsek Kenjeran Iptu Moch. Saiful Maulana Bahri S.Sos.,memberikan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) tentang maraknya Genkster dan kenakalan remaja serta terkait tentang bahaya penyalahgunaan narkoba pada siswa-siswi setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri 60 Jalan Tanah Kali Kedinding, Kec. Kenjeran Surabaya pada Kamis (27/02/2020) pagi.

Panit II Polsek kenjeran Iptu Moch. Saiful Maulana Bahri S.Sos,. tidak henti-hentinya memberikan sosialisasi atau penyuluhan tentang maraknya Gengster dan kenakalan remaja serta terkait bahaya narkoba pada siswa-siswi SMP.

“Alhamdulillah, tadi saya memberikan penyuluhan tentang maraknya Gengster dan kenakalan remaja, serta bahaya narkoba,” ujarnnya.

Panit II Polsek Kenjeran Iptu Saiful Maulana Bahri S.Sos., juga menjelaskan, narkoba adalah singkatan dari Narkotika dan Obat-obatan Berbahaya. Narkoba secara Etimologi berasal dari bahasa Yunani yang memiliki arti “kelenger”, hal yang bisa membuat seseorang tidak sadarkan diri (flay).

“Sedangkan menurut UU RI Nomer 35 tahun 2009, narkoba adalah sejenis zat atau obat yang berasal dari tanamam atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran, menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan,” ucapnya.

Menurutnya sabu-sabu adalah obat Psikostimulansia dan Simpatomimetik yang memiliki efek samping bagi penggunanya seperti, Hiperaktif, Pupil melebar, Kegelisahan, Mulut kering, dan bahkan dapat mengakibatkan Kematian.

“Jadi narkoba juga mengandung berbagai zat seperti, Stimulan, Halusinogen, Depresan dan zat Adiktif. Zat Stimulation, zat ini dapat membuat penggunanya lebih bertenaga untuk sementara waktu,” jelas Saiful pada para siswa- siswi.

Setelah itu Panit II Polsek Kenjeran Iptu Moch. Saiful Maulana Bahri S.Sos., membagikan 3 Exemplar buku tentang bahaya penyalagunaan narkoba.

Dengan kegiatan ini, Iptu Saiful berharap kepada para siswa-siswi untuk selalu bersikap disiplin dan patuh terhadap semua aturan, maraknya Gengster dan kenakalan remaja serta akan dampak bahaya dari Narkoba. Serta diharapkan para pelajar selalu bisa menjaga pergaulannya dengan baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat,” sebut Saiful. (Rosi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here