Anton Sekretaris AKD Kabupaten Mojokerto Serahkan Berkas Pendaftaran Bacabup ke PKB

0
221

Foto : Anton Faktkhurrahman Sekretaris Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Mojokerto yang juga sebagai Kades Bangsal, menyerahkan berkas-berkas pendaftaran Bakal Calon Bupati Mojokerto Pilkada 2020 yang telah diisinya, kepada Panitia Penjaringan DPC PKB Kabupaten Mojokerto. Dari kiri kekanan mantas Kades Peterongan Bangsal Fatkhur Rosyadi, Anton Fatkhurrahman menyerahkan berkas pendaftaran, M.Thoyib, SH Panitia Pejaringan menerima berkas dan Waras Sari Mulyo Timses Anton. (22/2/2020).

Mojokerto (Sinar Pos) – Bergerak cepat Anton Fatkhurrahman Sekretaris AKD ( Asosiasi Kepala Desa ) Kabupaten Mojokerto yang juga sebagai Kepala Desa Bangsal Kecamatan Bangsal, telah megembalikan atau menyerahkan Berkas Pendafdaftaran dirinya kepada Panitia Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Mojokerto 2020 pada Sabtu, 22 Februari 2020 sekitar jam 12.00 Wib.
Penyerahan berkas pendaftaran oleh Anton yang dikenal sebagai sosok Kades yang pintar dan cerdas itu hanya selang dua hari dari saat pengambilan blangko formulir pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati yang dilakukannnya pada Rabu. 19 Februari 2020.

Dan juga penyerahan berkas pendaftaran oleh Anton juga lebih cepat dari jadwal pengembalian fomulir pendaftaran yang telah diisi oleh yang bersangkutan sesuai ketentuan panitia tanggal 24 Februari 2020 sampai dengan tanggal 1 Maret 2020. Tapi panitia rupanya fleksibel saja dengan menerima pengembalian berkas pendaftaran dari Anton tersebut di atas.
Tujuan Anton tertarik untuk ikut dalam kontestasi pilkada kali ini sebagaimana yang dijelaskannya, adalah keinginannya yang kuat agar Pelaksanaan Pembangunan di Kabupaten dilakukan dari desa. Oleh karena sesuai dengan program pemerintah agar pemerataan kesejahteraan rakyat itu dimulai dari desa.

Tidak punya target khusus apa mendaftar sebagai Bacabup atau bacawabup dalam penjaringan ini. “Saya tidak memberikan target apa saya harus bupati atau wakil bupati. Ya anti kita lihat saja bagaimana mandat yang diberikan oleh partai. Yang penting syarat dan mekanisme yang diberikan oleh Partai Kebangkitan Bangsa dalam rangka penjaringan ini kita penuhi”, jelas Anton.

Datang ke kantor sekretariat Panitia penjaringan DPC PKB jalan Raya Jabon Mojoanyar Mojokerto selatan terminal Kertajaya Mojokerto Anton yang mengenakan uniform Safari warna hitam dengan di dada kirinya ada logo Nahdlatul Ulama (NU) serta berkopyah hitam, dikawal beberapa pendukungnya ataupun timsesnya. Anton mengaku sebagai kader sehingga maju pilkada lewat PKB. Dan hanya PKB saja tidak kepada partai lainnya.

“Saya kader NU dan tentunya PKB dalam rangka melakukan penjaringan terhadap warga-warga untuk ikut khususnya warga Nahdliyin atau kader-kader NU umtuk ikut berkompetisi didalam kontestasi pilkada ini, sehingga kita merasa terpanggil untuk ikut berpartisipasi dalam pilkada kabupaten Mojokerto”, ujar Anton.
Anton juga mengaku optimis dalam mengikuti penjaringa bakal calon Bupati dan Wakil Bupati lewat PKB ini. Dan berkeyakinan bahwa jargon panitia penjaringan PKB “non mahar” akan menjadi fakta dan kenyataan sampai diterimakan rekom dari DPP PKB kepada yang bersangkutan nantinya.

“Insyaallah seperti itu sampai hari ini kita masih ya gak ada bayar gak ada mahar yang diberikan. Sampai diterimakan rekom dari DPP PKB di Jakartapun Insyaallah seperti itu. Pengalaman PKB dalam pilkada-pilkada yang lalupun sama seperti itu. Tidak ada mahar,.” terang Anton.
Terkait visi dan misinya jika terpilih sebagai Bupati Mojokerto secara singkat singkat satu kalimat. Anton mengatakan : “ Visi kita ingin memajukan Mojoketro dari desa. Misi tentunya membangun Mojokerto lebih baik. Wabil khusus warga Nahdliyin NU, pungkas Anton.
Untuk mengikuti penyaringan atau fit and properties di DPP PKB Jakarta nantinya. Aton meyatakan siap dan all out. (Ifa).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here