Bacabup Kediri Dokter Sukma, Terus Blusukan Layani Pengobatan Gratis dan Serap Aspirasi Warga Desa Melati, Mojo

0
383

KEDIRI, SINARPOS.CO.ID Sukma Sahadewa Bakal Calon Bupati (Bacabup) Kediri tahun 2020, yang baru saja menyelesaikan Studi S3 di Universitas Brawijaya Malang, dengan meraih gelar Doktor bidang Kedokteran, kembali melakukan blusukan ke warga desa. Sukma tokoh muda milenial memiliki jiwa sosial yang tinggi, kali ini ia bersama Team Sahabat Dokter Sukma blusukan memberikan pelayanan pengobatan gratis Minggu Siang, (16/02) pada warga Dusun Melati, Desa Melati, Kecamatan Mojo. Tidak kurang dari 200 an warga hadir untuk mengikuti pelayanan kesehatan ini.

Doktor Sukma, setelah meraih gelar doktoralnya seperti mendapatkan energi dan semangat baru, ia semakin merakyat ingin lebih dekat dengan masyarakat. Hal ini ia lakukan dengan kegiatan blusukan, memberikan pelayanan kesehatan gratis dan serap aspirasi warga desa di berbagai wilayah Kabupaten Kediri.

Dalam kesempatan ini, ketika ada waktu senggang setelah memberikan pelayanan pengobatan Sukma mengatakan,”Saya sangat senang dan bersyukur bisa hadir memberikan pelayanan pada warga Dusun Melati, Desa Melati. Walaupun dalam suasana hujan turun, semangat, antusias dan apresiasi warga cukup tinggi. Terbukti mereka tetap datang, ingin melihat dan mengenal lebih dekat sosok serta profil seorang Sukma Sahadewa calon pemimpin mereka”, demikian ungkapnya.

Yasto (57) seorang tokoh masyarakat Desa Melati, mengakui popularitas dan hasil survei dari Doktor Sukma Sahadewa ini cukup tinggi, ia mengatakan,”Saya sangat mengapresiasi Dokter Sukma ini, ia mau turun langsung ke warga desa, tanpa canggung blusukan, memberikan pelayanan pengobatan dan sekaligus serap aspirasi warga. Ia berkomunikasi dengan luwes, sederhana dan tidak nyungkani, hal ini yang saya sukai”, pungkasnya.

Nampaknya ada sebagian warga desa yang ingin memanfaatkan kehadiran Doktor Sukma ini, mereka datang tidak untuk berobat atau mendapatkan pelayanan kesehatan namun ingin menyampaikan permasalahan yang mereka hadapi.

Sukoto (67) salah seorang warga mengungkapkan kekecewaanya karena merasa lahan mereka yang berupa lapangan aset desa diserobot sepihak oleh sekolah. Perlu diketahui sebelum berdirinya SMAN Mojo, dilokasi ini ada bangunan sekolah dasar dan lapangan desa. Dalam hal ini Sukoto mengatakan,”Kami warga dusun melati sangat menyesali tindakan pihak Sekolah yang membangun gedung diatas tanah lapangan milik warga desa. Kami ingin masalah ini, bisa segera ditangani,” ungkapnya.

Pada media Sinar Pos, Sukma sangat menyayangkan terjadinya permasalahan antar warga dusun melati dengan pihak sekolah, ia mengatakan,”Kedua belah pihak seharusnya lebih mengedepankan musyawarah, dalam menghadapi permasalahan ini. Saya berharap ada perhatian dari pemerintah terkait hal ini, ada pendekatan yang persuasif untuk mendapatkan kesepakatan yang terbaik dengan warga desa”, demikian imbuhnya.

Dalam setiap kesempatan, Sukma Sahadewa sebagai Bacabup Kediri selalu menyampaikan keinginanya agar Kediri Lebih Baik, dengan visi misinya, melalui program Nawa Satya Canda Bhirawa dengan harapan seluruh masyarakat di Kabupaten Kediri meningkat kuantitas dan kualitas kesehatanya, baik sehat secara jasmani, rokhani maupun sosialnya (Leh/yok).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here