Kejaksaan Negeri Jombang Canangkan Pembangunan Zona Integritas WBK Dan WBBM

0
73

Jombang, Sinar Pos

Kejaksaan Negeri Jombang melakukan pencanangan pembangunan zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) tahun 2020. Kamis, (13/02/2020).

Pencanangan ditandai dengan apel bersama yang digelar di halaman Kantor Kejaksaan setempat dan dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jombang, Yulius Sigit Kristanto, S.H., M.H.

Kemudian, dilanjutkan penandatanganan pakta integritas dan pelepasan balon serta merpati, sebagai tanda dilakukan pencanangan zona integritas menuju WBK dan WBBM.

“Ini merupakan langkah awal dalam mewujudkan wilayah Kejaksaan Negeri Jombang yang dari bebas korupsi serta bertujuan untuk memantapkan jadi diri dan identitas Kejaksaan Negeri Jombang sebagai pendorong dan penggerak reformasi birokrasi dalam pencapaian layanan publik terbaik khususnya di wilayah Kejaksaan Negeri Jombang,”ungkap Kajari Jombang, saat mengawali sambutan.

Lebih lanjut, Kajari mengatakan bahwa pencanangan zona integritas menuju WBK dan WBBM ini adalah sebagai salah satu sarana untuk memantapkan komitmen. Dalam rangka meningkatkan pelaksanaan reformasi birokrasi, khususnya di Kejaksaan Negeri Jombang.

“Reformasi birokrasi, merupakan salahsatu langkah awal untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif dan efisien. Sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat dan profesional,”imbuhnya.

Kajari Jombang, menghimbau kepada seluruh Pegawai Kejaksaan Negeri Jombang, untuk tetap semangat dan konsisten dalam menjaga integritas dalam bekerja. Serta memberikan kontribusi dan ikut berpartisipasi aktif dalam pembangunan Zona Integritas, menuju WBK dan WBBM di Kejaksaan Negeri Jombang.

“Hal ini agar kedepan Kejaksaan Negeri Jombang, mendapat predikat Wilayah Bebas Korupsi dan selanjutnya Wilayah Birokrasi Bersih Melayani,”pungkasnya.

Nah, dalam rangka mewujudkan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) dan sebagai bukti komitmen memperbaiki kualitas manajemen publik. Kejaksaan Negeri Jombang, telah merencanakan sejumlah inovasi perubahan.

Misalnya, Pada Sub Bagian Pembinaan yang kedepan akan membuat Program PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), yang bertujuan untuk memudahkan masayarakat pencari keadilan untuk mendapatkan layanan yang prima/terbaik.

Sedangkan pada Seksi Pidum, kedepan akan membangun program PIDUM SIMPATI (Pidana Umum Siap Melayani Sepenuh Hati) yang merupakan sebuah perwujudan komitmen pelayanan terhadap masyarakat maupun instansi terkait.

Pada Seksi Intelijen, rencananya akan membangun program JAKSA GAYA (Jaksa Garda Wilayah). Pada Seksi Tindak Pidana Khusus kedepan akan membangun          RADEN GANTARA ( Pembayaran Denda / Uang pengganti / Biaya perkara), yakni sebuah program yang memfasilitasi keluarga terdakwa untuk memberikan kemudahan terhadap pembayaran Denda/ Uang Pengganti Biaya perkara dengan sarana menyediakan mobil dalam penyetoran uang tersebut ke Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Pada Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara rencananya membangun JABATAN (Jaksa Datun Sahabat Tahanan) serta Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Pengelolaan Barang Rampasan rencananya membangun SIBAKTI (SISTEM INFORMATIKA PENGELOLAAN BARANG BUKTI). Serta banyak program yang dibangun untuk memberikan fasilitas kemudahan bagi masyarakat. (rud/ff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here