KEPALA DINAS PERDAGANGAN BOJONEGORO TANGGAPI KENAIKAN HARGA BAHAN POKOK

0
55

SINARPOS.CO.ID|BOJONEGORO Kenaikan harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Bojonegoro, yang terjadi beberapa hari terakhir ini ditanggapi oleh Kepala Dinas Perdagangan Bojonegoro. Menurutnya, kenaikan harga sejumlah bahan pokok tersebut terjadi akibat ketersediaan stok. Banyak petani yang mengalami gagal panen di sejumlah daerah.
RABU(12-02-2020)

Kenaikan harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Bojonegoro, yang terjadi beberapa hari terakhir ini ditanggapi oleh Plt Kepala Dinas Perdagangan Bojonegoro, Sukaemi.

Menurutnya, kenaikan harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Bojonegoro terjadi diakibatkan adanya gagal panen. Banyak para petani yang mengalami gagal panen akibat cuaca atau curah hujan yang tinggi, terjadi di Bojonegoro, sehingga stok babang tersebut di wilayah Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya mengalami pengurangan.

Sukaemi mengingatkan kepada para pedagang untuk tidak memanfaatkan momentum ini untuk mencari untung 2 kali lipat, dengan menjual harga yang mahal.

Sebelumnya Dinas Perdagangan sudah menggelar operasi pasar bersama dengan Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Timur dibantu oleh UPT perlindungan konsumen di Pasar Kota Bojonegoro. “Dalam kegiatan tersebut, Dinas Perdagangan menyediakan 1,5 ton gula pasir untuk dijual secara eceran kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan untuk menekan harga yang terus melambung tinggi,” kata Sukaemi, Plt Kepala Dinas Perdagangan.

Sampai saat ini, kenaikan sejumlah harga bahan pokok tersebut masih mengalami kenaikan di sejumlah pasar di Kabupaten Bojonegoro.

Diberitakan sebelumnya, kenaikan harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Bojonegoro. Bahan pokok yang mengalami kenaikan harga di antaranya bawang merah, bawah putih, telur, cabai dan gula(ZAM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here